Kumpulan Khutbah, Pidato, Niat, Sholat dan Doa

Loading

Contoh Teks Ceramah Tentang Agama Islam Singkat Padat

Ceramah Tentang Agama Islam. Ceramah tentang agama islam memanglah sangat penting terutama bagi para generasi muda pada saat ini, karena dengan semakin menggejolaknya dunia internet yang begitu banyak muncul persoalan-persoalan baru yang ita hadapi, kalau seandainya kita tidak memiliki dasar agama islam mungkin kita akan cepat terpengaruhnya dengan kehidupan masa ini makanya kita sangat penting untuk mengkaji tentang agama islam yang sebenarnya jangan cuma karena kata orang kita harus menyaqininya dengan berbagai sumber huum dalam agama islam itu.

Maka selayaknya saya disini  membuat contoh teks pidato tentang Agama Islam supaya islam menjadi lebih cemrlang dan lebih jaya dimasa yang akan datang, walau pun para ulama-ulama yang jumhur telah lebih dulu meninggalkan kita. Kita sebagai generasinya jangan merasa putus asa dalam berdakwah terus maju pantang mundur jangan sampai perjuangan kandas ditengah perjalanan.

Betapa mulia jiwa seseorang ketika beramal didasari dengan hati yang ikhlas, yang penuh keyakinan akan datangnya kebahagian pemberian Tuhan. Bukannya melaksanakan amal itu cuma karena dorongan orang lain apa lagi kalau diiringi dengan rasa syirik. Berikut ini ceramah agama singkat atau naskah pidato islami akan kami sajikan seperti di bawah ini:

Contoh Teks Ceramah Tentang Agama Islam Singkat


Assalaamu'alaikum Wr.Wb
Tiada kata yang paling indah dan sarat dengan makna, kecuali ucapan puji serta syukur kehadirat Alloh azza wajalla yang telah memberi kita iman didalam dada, sehingga kita bisa tau dan mengenal pada dzat yang telah menciptakan kita.

Alunan shalawat salam, kita persembahkan buat baginda tercinta, yang telah mengajarkan kita untuk membedakan mana hak mana batal, mana arak mana teh kotak, mana teh botol dan mana alkohol ya'ni Nabi kita Sayyidina Muhammad SAW, juga kepada seluruh keluwarga, sahabat dan para pengikutnya.

Ibu Bapa guru juga seluruh hadirin yang saya cintai, kedua orang tua yang saya hormati dan banggakan.

Salah satu kunci agar kita mendapatkan kebahagiaan abadi diakherat kelak adalah beramal shaleh.
Amal shaleh ini memiliki arti yang sangat luas. Ta'at, patuh  atas segala apa yang dilarang-NYA.Jauhi perbuatan syirik, tidak punya kepercayaan kepada selain Alloh.Alloh satu-satunya tempat kita meminta Firman Alloh dalam surat al-Kahfi ayat 110.


فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا


Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".

Hadirin yang saya hormati
Semoga Alloh memberi kita kemudahan hati untuk melakukan amal sholeh dan menjauhi perbuatan-perbuatan syirik.Aamiiin

Do'a Ibu-ibu Bapa-bapa sangat saya harapkan, semoga saya mendapat ilmu yang bermanfaat untuk kehidupan dunia akherat.Aamiin

Cukup sekian dulu pembicaraan saya,
Kalau ada jarum patah
Jangan simpan dalam hati
Kalau ada kata yang salah
Tolong! Jangan laporkan saya pada polisi.

Wassalaamu'alaiku Wr.Wb
Itulah yang dapat kami sampaikan  Contoh Teks Ceramah Tentang Agama Islam Singkat dan bukan hanya itu saja yang dapat kami sajikan masih banyak yang lainnya seperti contoh pidato proklmasi kemerdekaan RI, cinta lingkungan, perpisahan anak SD,dll makanya terus saja update di sini.

Contoh Teks Khutbah Jumat Hikmah Isra Mi'raj Singkat Padat

Contoh Teks Khutbah Jumat Hikmah Isra Mi'raj. Hari jumat adalah merupakan hari yang sangat penting bagi umat Islam, Rasululloh SAW sendiri menyatakan sebagi " sayyidul ayyam " penghulu hari, oleh karena itu setiap muslim semestinya menjadikan hari jumat itu secara lebih khusus dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan pemahaman kaum muslimin terhadap ajaran Islam dan ketaqwaan kepada Alloh SWT.

Dengan adanya khutbah jumat kita semua dapat memperoleh pesan-pesean yang disampaikan oleh khatib lewat khutbahnya, karena khutbah jumat merupakan satu-satunya forum tablig yang jamaahnya berada dalam keadaan suci karena berwudhu, sehingga dengan kesucian itu Insya Alloh seorang muslim dapat menamcapkan pesan-pesan khutbah yang diberikan kedalam hati yang paling dalam.

Maka dengan itu sebagai khatib harus benar-benar bisa memanafaatkan khutbahnya sebagai sarana dakwah yang bisa di fahami oleh banyak jamaah denga mengambil metode dakwahnya simpel dan mudah di ingat oleh jamaah, maka khatib semaksimal mungkin harus mengambil teks khutbah sesuai dengan keadaan dan situasi masyarakat pada saat itu misalnya bulan rajab, khatib harus bisa membawa teks khutbah jumat singkat tentang hikmahnya isra mi'raj tau peristiwa isra mi'raj dan lain sebagainya. Maka kami di sini akan memberikan contoh teks khutbah jumat hikmanya Isra Mi'raj

Contoh Teks Khutbah Jumat Hikmah Isra Mi'raj

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ وَفَّقَ مَنْ شَاءَ مِنْ عِبَادِهِ وَأَضَلَّ مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيْمُ الْحَكِيْمُ اَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى حَمْدَ عَبْدِامْتَثَلَ أَمْرَهُ وَتَأَدَّبَ بِأَدَبِ اْلإِسْلاَمِ وَأَشَّهَدُ أَنَّ النَّبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحَابَةِ وَتَبِعِيْهِمْ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

اَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

Sidang jumat yang di mulyakan oleh Alloh SWT.
Sebagai mana yang telah kita ketahui bahwa kita semua sekarang sedang berada pada bulan rajab, yang mana bulan rajab itu adalah bulan di israkan dan di mi'rajkannya Nabi kita Muhammad SAW, kita sebagai umat Islam tidak hanya mengenang peristiwa itu tapi juga guna untuk mengambil hikmah atau pelajaran agar berguna bagi menjalankan kehidupan kita ini.Isra mi'raj memang mengandung hikmah yang sangat besar diantaranya;

pertama, perjalanan isra dan mi'raj ini merupakan perjalanan yang berlangsung dari masjid kemasjid yaitu masjidil haram ke masjidil aqsha terus naik kelangit dan kembali lagi ke masjid. Yang namanya perjalanan tentu maju, ini berarti bisa kita simpulkan bila mana kita menginginkan umat islam mengalami dan mencapai kemajuan yang terarah, maka sumber daya umat muslim harus mendapat pembinaan di mesjid seakan-akan kita ini harus bisa memakmurkan masjid.

Dengan demikian hikmah isra dan mi'raj adalah masjid harus kita pungsikan sebagai pusat pembinaan dan kemajuan umat islam dan setiap muslim diwajibkan memakmurkan mesjid Alloh dengan berbagai aktivitas peribadatan yang banyak dan bervariasi, sebagai man Alloh berfirman dlm surat at-taubat ayat 18:

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ


Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.

Hikmah kedua, Isra Mi'raj juga membuktikan luas dan banyaknya ilmu Alloh sehingga apa yang mustahil bilat dilihat dari ilmu manusia menjadi mumkin bagi ilmu Alloh, ini menggambarkan bahwa ilmu Alloh itu sangat luas dan amat banyak sedangkan ilmu yang dimiliki manusia itu sangat sedikit


 وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلا قَلِيلا (٨٥)


Katakanlah, "Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit.

Karena demikian sedikit dengan ilmu yang kita miliki, maka tidak pantaslah untuk kita semua berlaku sombong dengan ilmunya itu, apa lagi kesombongan itu adalah warisan dari iblis.

Ketiga hikmah isra mi'raj itu, adalah memperkokoh loyalitas atau kesetiaan NAbi Muhammad SAW kepada Alloh SWT, hal itu karena terjadinya Isra mi'raj  ketika Nabi berada dalam kondisi yang berduka dengan wafatnya siti khadijah, yaitu sang istri yang banyak menopang Nabi dari segi dana dan wafatnya Abu thalib faman Nabi yang banyak memberikan bantuan perlindunga dari gangguan dari orang kapir kurais.

Oleh karena itu kita semua setelah memperingati Isra damn Mi'raj dari tahun ketahun semestinya kita semakin memiliki loyalitas atau kesetiaan kita kepada Alloh. sehingga kita mau terikat pada nilai-nilai yang datang dari Alloh SWT.

Sidang jumat yang di mulyakan oleh Alloh SWT.

Keempat hikmah dari Isra dan Mi'raj adalah memperkokoh semangat dakwah. Hal ini karena sekembalinya Rasul dari Isra dan Mi'raj beliau semakin menunjukan semangatnya dalam dakwah meskipun orang-orang kafir semakin berani dan biadab dalam menghalang-halangi laju dakwahnya Rasul SAW. Oleh karena itu ketidak sukaannya orang kafir terhadap maju yang semakin cepat dari dakwah Nabi menimbulkan permusuhan mereka yang tiada terkira. Hingga puncaknya harus dihindarinya pertumpahan darah , maka Nabi dan para shahabat dimperintah oleh Aloh untuk hijrah dari mekah kemadinah.

Dengan demikian keharusan kita dalam menunaikan tugas berdakwah secara serius seperti Alloh telah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 104

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ


Artinya : "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada yang makruf, dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung".

Dengan demikian setelah kita memperingati Isra dan Mi'raj tanggung jawab dan semangat diri kita untuk memikul amanah dakwah harus semakin ter wujud.

Terakhir atau yang kelima dari Isra dan Mi'raj adalah semakin menumbuhkan izzah atau harga diri sebagai muslim. Itulah sebagai mana yang telah di tunjukan oleh Nabi SAW setelah Isra dan Mi'raj, dan memang begitulah seharusnya seorang muslim

وَلَا تَهِنُوا۟ وَلَا تَحْزَنُوا۟ وَأَنتُمُ ٱلْأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ


Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman.

Ini berarti setelah Isra Mi'raj kebanggaan kita sebagai muslim tak perlu diragukan lagi, semoga kita semua di masukan kepada kelompok orang-orang yang pandai mengambil hikmah dari berbagai peristiwa yang terjadi pada masa lalu khususnya yang berkaitan denga sejarah Rasululloh SAW.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ, وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ


Khutbah kedua


اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا اَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ


اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ


Itulah yang dapat kami sampaikan tentang Contoh Teks Khutbah Jumat Hikmah Isra Mi'raj semoga ada manfaatnya bagi kita semua dan kita bisa mengamalkannya dari pada isi kandungan khutbah ini. Begitu juga kami sajikan berikutnya Khutbah Jumat Keutamaan Hari Juamt semoga bermanfaat bagi kita semua

Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat Tentang Isra Mi'raj

Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat Tentang Isra Mi'raj. Sebelum berkhutbah disuatu tempat, sebaiknya dicarikan terlebih dahulu informasi atau ditanyakan kepada penyelenggara shalat jum'at tentang situasi tempat itu secara umum. Umpamanya, keadaan jama'ahnya, kecerdasannya, latar belakang kehidupannya, tingkat dan cara pemikitrannya, supaya nantinya ketikat seorang khatib menyampaikan khutbahnya dapat diterima dan dimengerti oleh semua akhli jum'at di tempat itu.

Kemudian seorang khatib harus bisa menyesuaikan tema yang akan di sampaikan sesuai dengan situasi dan kondisi pada waktu itu, karena tema khutbah itu adalah merupakan sasaran dan target yang akan dicapai agar setiap khutbah dapat meningkatkan gairah umat untuk beramal dan berkarya sehingga isi khutbah harus dapat menjawab dan menyelesaikan setiap problema yang timbul dalam masyarakat.

Maka untuk itu kami di sini akan memberikan salah satu Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat Tentang Isra Mi'raj, guna untuk supaya bisa mempermudah dalam pencarian seorang khatib yang akan menyampaikan khutbahnya pada bulan rajab karena pada bulan rajab itu biasanya para khatib selalu membahas Isra Mi'raj sebagai man teks khutbah jumat singkat di bawah ini:

Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat Tentang Isra Mi'raj

الحمدُ للهِ الذِي اصطَفَى مِنْ عبادِهِ أنبياءَ ومرسلينَ, وجعَلَهُمْ قُدوةً وأُسوةً للعالمينَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، أكْمَلَ النِّعمةَ بإنزالِ الدِّينِ, وأَتَمَّ المنَّةَ بإرسالِ الأنبياءِ والمرسلينَ، وأَشْهَدُ أَنَّ سيدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ, كَمُلَتْ بِهِ النبواتُ, وتَمَّتْ ببعثتِهِ الرسالاتُ ، ورفعَهُ ربُّهُ إلَى أعْلَى السمواتِ ، وَخَصَّهُ بالمقامِ المحمودِ، والحوضِ المورودِ، فاللَّهُمَّ صَلِّ وسلِّمْ وبارِكْ علَى سيدِنَا محمدٍ وعلَى آلِهِ وصحبِهِ أجمعينَ، ومَنْ تَبِعَهُمْ بإحسانٍ إلَى يومِ الدِّينِ أمَّا بعدُ: فأُوصيكُمْ عبادَ اللهِ ونفسِي بتقوَى اللهِ تعالَى، قالَ اللهُ عزَّ وجلَّ:وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرا.


Sdr 2 Akhli Jum'at yang berbahagia.
Pada hari ini kita semua sedang berada dalam bulan rajab yang mana bulan ini adalah merupakan salah satu bulan yang di mulyakan oleh Alloh SWT dari yang empat bulan yaitu bulan rajab, dzulqa'dah, dzul hijjah dan muharam. karena Alloh SWT menciptakan bulan dalam satu tahun itu sebanyak 12 bulan.

Dengan dimulyakannya bulan rajab itu karena pada bulan rajab memiliki peristiwa penting  yang bersejarah yaitu atas adanya Isra Mi'raj Nabi kita Muhammad SAW, dan ini adalah merupakan sebagai mu'zizat yang sangat basar yang tak terduga oleh akal pikiran manusia, karena arti Isra adalah berjalan dari masjidil Haram yang ada di kota mekah ke masjidil Aqsho yang ada di palestina dalam waktu singkat, sedangkan kalau menurut adat kebiasaan manusia perjalanan masjidil Haram kemasjidil Aqsho itu bisa ditempuh dengan menggunakan Onta selama satu bulan.

Begitu pula Nabi Mi'raj ( Naik) Kelangit sampai ke rop-rop mustawan koba kaosen aoadna artinya ketempat yang paling mulia, karena pada tempat itu tidak ada satu pun orang yang mendudukinya terkecuali orang yang telah mendapat panggilan dari Alloh SWT, jadi yakin peristiwa Isra Mi'raj itu sangat tek terduga oleh akal pemikiran manusia, tapi ini harus diterimanya dengan keimanan kerena itu adalah mu'zizat.


سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آَيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ (1)


Artinya:Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (17: 1)

Sdr 2 Sidang Jum'at yang berbahagia.
Adapun kejadiannya Isra Mi'raj itu adalah tanggal 27 rajab malam senin tahun ke sebelas setelah di angkat mejadi rasul 2 tahun sebelum hijrah kemadinah , adapun perjalanan yang dilalui oleh Nabi Muhammad SAW ketika Isra Mi'raj itu diantaranya:
1. Alam Nasut (alam tempat domisilinya Manusia) / alam dunya.
2. Alam Malakut ( Tempat domisilinya para Malaikat)
3. Alam Jabarut ( ( Alam tanda kebesaran Alloh) Alam Asma dan Alam Sifat
4. Alam Lahut ( Alam tidak ada yang menduduki kecuali orang yang mendapat panggilan Alloh)

Disanalah NAbi  Muhammad mendapatkan tugas dari Alloh SWT untuk melaksanakan shalat lima waktu sehari semalam, yang mana asalnya shalat itu sehari semalam 50 waktu, dengan beberapa kali proses Nabi kita munajat kehadrat Alloh yang akhirnya shalat diwajibkan 5 kali dalam sehari semalam.  Mandat Shalat 5 waktu agaknya yang lebih wajar untuk dipertanyakan, bukannya bagaimana Isra’ Mi’raj, tetapi mengapa Isra’ Mi’raj terjadi? Jawaban pertanyaan ini sebagaimana kita lihat pada ayat 78 surat al-lsra’,

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا


Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

Jadi initinya Isra Mi’raj itu untuk menerima mandat melaksanakan shalat Lima waktu. Shalat adalah merupakan media untuk mencapai kesalehan antara seorang hamba dengan Allah. Shalat juga menjadi sarana untuk menjadi keseimbangan tatanan masyarakat yang egaliter, beradab, dan penuh kedamaian. Makanya tidak berlebihan apabila Alexis Carrel menyatakan : “Apabila pengabdian, sholat dan do’a yang tulus kepada Sang Maha pencipta disingkirkan dari tengah kehidupan bermasyarakat, hal itu berarti kita telah menandatangani kontrak bagi kehancuran masyarakat tersebut“.

Perlu diketahui bahwa A. Carrel bukanlah orang yang memiliki latar belakang pendidikan agama, tetapi dia adalah seorang dokter dan pakar Humaniora yang telah dua kali menerima nobel atas hasil penelitiannya terhadap jantung burung  dan pencangkokannya. Tanpa pendapat Carrel pun, Al–Qur’an 15 abad yang lalu telah menyatakan bahwa shalat yang dilakukan dengan khusu’ akan bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar, sehingga tercipta tatanan masyarakat yang harmonis, egaliter, dan beretika.

Sdr 2 Sidang Jum'at yang berbahagia.
Kalau kita teliti dari pada hikmah Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW atas di perintahkannya
sholat  kemudian menjadi ibadah wajib bagi setiap umat Islam dan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan ibadah-ibadah wajib lainnya. Sehingga, dalam konteks spiritual-imaniah maupun perspektif rasional-ilmiah, Isra’ Mi’raj merupakan kajian yang tak kunjung kering inspirasi dan hikmahnya bagi kehidupan umat beragama (Islam).

Jadi pada intinya atas peristiwa Isra Mi'raj itu adalah
1. Untuk memperlihatkan tanda-tanda kebesaran Alloh SWT
2. MengEx ke Imanan manusia
3. Meningkatkan ketaqwaan kita kepada Alloh dengan melaksanakan tugas kita sebagai khalifah di muka bumi ini yaitu shalat sehari semalam 5 waktu.

 Sdr 2 Sidang Jum'at yang berbahagia.
Itulah yang dapat kami sampaikan pada khutbah ini semoga ada hikmahnya dan kita bisa melaksanakan  demi tercapainya kebahagiaan kita di dunia maupun diakherat Amiiin

 بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإيَّاكُمْ ِبمَا ِفيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذكْر ِالْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ



Khutbah II


اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا اَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ


اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ


Itulah yang dapat Kami sampaikan mengenai  Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat Tentang Isra Mi'raj, semoga ada manfaatnya bagi kita semua terutama bagi para khatib dapat membantu untuk pencarian teks khutbahnya. Begitu juga kami sajikan Khutba Jum'at Hikmah Isra Mi'raj dan masih banyak lagi yang lainnya. Semoga bermanfaat bagi ita semua

Bacaan Doa Memakai Pakaian Baru Dan Memakai Baju Lama

Bacaan Doa Memakai Pakaian Baru Dan Memakai Baju Lama - Ketika kita mau memakai pakaian kadang lupa dari membaca doa, pada hal dalam syari'at ajaran agama Islam ada doa khusus memakai pakaian baru maupun pakaian lama, begitu juga ada doa membuka pakaian ini adalah merupakan indahnya Beragama islam setiap apa saja yang kita lakukan dalam kebaikan bisa jadi ibadah.

Agama islam mengajarkan dan menganjurkan kepada umatnya untuk membiasakan beramal baik dalam segala hal makanya dalam berpakaian juga ada doa memakai pakaian baru atau pakaian lama begitu juga ada doa membuka baju, Insya Alloh dengan membacakan doa tersebut kita akan mendapatkan keberkahan dalam berpakaian.

Nah untuk itu barang kali masih ada teman-teman seiman dan seperjuangan yang masih belum hafal atau karena mungkin lupa lagi bacaan doa memakai pakaian baru maupun lama akan kami tulis dalam artikel ini dengan menggunakan tulisan bahasa arab latin dan di lengkapi dengan artinya seperti di bawah ini:

Bacaan Doa Memakai Pakaian Baru Dan Memakai Baju Lama

Doa Memakai Baju/Pakaian Baru

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ كَسَانِىْ هَذَا وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِحَوْلٍ مِنِّىْ وَلاَقُوَّةٍ


AL-HAMDU LILLAAHIL LADZII KASAANII HAADZAA WA ROZAQONIIHI MIN GHOIRI HAWLIN MINNII WA LAA QUWWATIN

Artinya : Segala puji bagi Allah yang memberi aku pakaian ini dan memberi rizqi dengan tiada upaya dan kekuatan dariku


Doa Memakai Pakaian Pakaian Lama (Biasa)


بِسْمِ اللهِ، اَللهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِمَاهُوَلَهُ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّمَاهُوَلَهُ


BISMILLAAHI ALLOOHUMMA INNII AS-ALUKA MIN KHOIRIHI WA KHOIRII MAA HUWA LAHUU WA'A'UUDZU BIKA MIN SYARRIHI WA SYARRI MAA HUWA LAHUU

Artinya : Dengan nama-Mu ya Allah aku minta kepada Engkau kebaikan pakaian ini dan kebaikan apa yang ada padanya, dan aku berlindung kepada Engkau dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan yang ada padanya

Demikian yang dapat kami sampaikan bacaan doa memakai baju baru dan memakai pakaian lama dalam tulisan arab latin dan artinya, semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat bagi kita semua, begitu juga kami sebelumnya telah berbagi bacaan doa-doa seperti bacaan sholat 5 waktu, doa iftitah, doa keluar masuk rumah, doa keluar masuk masjid dal masih banyak lagi doa-doa yang lainnya.

Contoh Khutbah Jumat Peristiwa 10 Muharram Terbaru 1439 H

Khutbah Jumat Peristiwa 10 Muharram Terbaru 1439 - Manusia sebagai makluk sosial sudah tentu membutuhkan orang lain sebagai partner hidup. Baik itu untuk memutuskan satu masalah atau hanya sekedar untuk berbagi. Oleh karena itu, para filosof seperti Aristoteles, Al-Faribi, atau pun Ibnu Khaldun mengakui pentingnya teman dalam kehidupan manusia.

Akan tetapi, di dalam aktifitas dan interaksinya dengan orang lain, tak jarang seorang anak manusia harus merasakan gesekan-gesekan yang apabila tidak segera dicari pemecahannya akan menimbulkan permasalahan, bahkan bisa jadi sampai terjadi peperangan. Maka tak asing lagi, manusia pasti saling membutuhkan masukan-masukan ilmu untuk dijadikan sumber kehidupan menuju kejalan yang benar.

Maka untuk itu Admin disini akan berbagi sedikit pengertian tentang beberapa peristiwa penting yang terjadi pada bulan muharam  lewat khutbah jumat 10 muharram untuk dijadikan sumber motivasi dalam menjalankan kehidupan kita sehari-hari menuju ridla Ilaahi selamat dunia dan akherat.

Contoh Khutbah Jumat Peristiwa 10 Muharram Terbaru 1437 H

ألحَمْدُ لِلّهِ. ألحَمْدُ لِلّهِ الذِي جَزَى العَامِلِيْنَ. وأحَبَّ الطَّائِعِيْنَ. وَأبْغَضَ العَاصِيْنَ. أشْهَدُ أنْ لاَ اِلهَ اِلااللهُ. وَأشْهَدُ أنَّ مُحَمّدًا رَسُوْلُ اللهِ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمّدٍ الهَادِي اِلَى صرَاطِكَ المُسْتَقِيْمِ. وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَالمُجَاهِدِيْنَ فِي سَبِيْلِكَ الْقَوِيْمِ. أمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَاللهِ اتَّقُوْاللهَ الّذِي لا اِلهَ سِوَاهُ وَاعْلَمُوا أنَّ اللهَ أمَرَكُمْ بِالطَّاعَةِ والْعِبَادَةِ. وَنَهَاكُمْ بِالظُّلْمِ وَالْمَعْصِيَةِ. فَلا يَكُوْنُ ذلِكَ اِلاَّ لِخُسْرَانِكُمْ وَهَلالِكُمْ. وَلَكِنِّ اللهَ يَرْحَمُكُمْ وَأنْزَلَ نِعَمَهُ عَلَيْكُمْ. فَأَطِيْعُوْهُ وَاعْمَلُوا الصَّالِحَاتِ وَاجْتَنِبُوا عَنِ السَّيِّئَاتِ. لِأَنَّ اللهَ جَزَى أَعْمَالَكُمْ. أَثَابَكُمْ بِصَالِحِ أَعْمَالِكُمْ. وَعَذَّبَكُمْ بِسَيّءِ أَفْعَالِكُمْ.

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى :أَعُوْذُبِااللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، فَالَّذِينَ هَاجَرُواْ وَأُخْرِجُواْ مِن دِيَارِهِمْ وَأُوذُواْ فِي سَبِيلِي وَقَاتَلُواْ وَقُتِلُواْ لأُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلأُدْخِلَنَّهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ ثَوَاباً مِّن عِندِ اللّهِ وَاللّهُ عِندَهُ حُسْنُ الثَّوَابِ


Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at yang dimuliakan Allah,

Melalui mimbar khutbah ini, saya berwasiat kepada diri saya sendiri dan kepada para jama’ah sekalian, marilah kita bersama-sama senantiasa meningkatkan kadar ketaqwaan kepada Allah SWT. Taqwa dalam arti yang sebenarnya. Yaitu dengan menjalankan perintah-perintah Allah dan meninggalkan semua laranganNya. Bahwasannya tidak ada perbedaan antara seseorang dengan seorang yang lainnya. Maka alangkah bahagia dan beruntungnya orang yang termasuk dalam golongan muttaqin. Karena kelak akan mendapat tempat dan maqam yang mulia di sisi Ilahi.

Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at yang dimuliakan Allah,

Masih di bulan Muharram ini memanjatkan rasa syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmatnya kepada kita semua. Yaitu dengan menggunakan nikmat itu ke jalan yang di ridloi-Nya. Bersyukur atas nikmatnya, maka Allah pun akan menambah nikmat itu.

Sebagai upaya memningkatkan iman dan taqwa kepada-NYA, maka melalui datangnya Tahun Baru Hijriyah ini kita menegok sejarah masa silam, 10 Muharram adalah hari yang lebih dikenal dengan Hari Asyura’, yang mana kita ingat kembali betapa para Nabi mendapat kemenangan pada hari itu. Hari Asyura’ juga dianggap sebagai hari besar umat Islam, karena ada beberapa peristiwa penting yang terjadi pada saat itu.Beberapa peristiwa penting, di mana para Nabi dan Rasul banyak mendapat anugerah dari Allah subhana wa Ta'ala yang Maha Suci, di antaranya :

1. Setelah beratus-ratus tahun lamanya Nabi Adam as meminta ampunan dan bertobat kepada Allah SWT, maka pada hari yang bersejarah yaitu tanggal 10 Muharam Allah SWT telah menerima taubat Nabi Adam as. Inilah salah satu penghormatan kepada Nabi Adam as. Ratusan tahun bertobat.. Begitu lama sekali Nabiyullah Adam as melakukan tobat ini..

2. Nabi Idris as memperoleh derajat yang luhur, dibawa ke langit disebabkan karena beliau bersifat belas kasihan kepada sesamanya.

3. Nabi Musa as mendapat anugrah kitab Taurat ketika beliau berada di bukit Thursina (Sinai) dan Saat diselamatkannya beliau dari pasukan Fir'aun saat menyeberangi Laut Merah.

4. Nabi Ibrahim as terhindar dari siksaan raja Namrud, karena di tuduh menghancurkan berhala dikuil tempat pemujaan Namrud, meskipun beliau sudah dilemparkan kedalam api unggun yang menyala-nyala

5. Nabi Nuh as turun dari perahu penyelamat bersama umatnya yang beriman, terhindar dari air bah dan taufan yang dasyat.

6. Nabi Yusuf as di bebaskan dari penjara mesir. Karena sebelumnya ia dituduh Zulaikha yang menuduh Nabi Yusuf as memperkosanya, padahal sebaliknya, bahwa wanita itu yang mengajak berbuat zina

7. Kesembuhan Nabi Yakub dari kebutaan dan beliau dipertemukan kembali dengan putranya yakni Nabi Yusuf pada hari Asyura.

8. Allah SWT menerima taubat Nabi Yunus as, dan menyelematkan beliau dari perut ikan nun (jenis ikan yang sangat besar).

9. Pada tanggal 10 Muharam, Allah SWT telah mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman. Tanggal itu merupakan suatu penghormatan kepada beliau. Akhirnya sebagai bentuk rasa syukur, Nabi Sulaiman berpuasa dan beribadah kepada Allah SWT.

10. Nabi Daud as di sucikan dari dosa dan dibersihkan dari segala fitnah serta tuduhan. Di sebabkan beliau telah mengirimkan panglimanya hingga gugur, padahal sang panglima memiliki istri yang amat cantik.

11. Pada 10 Muharam ini juga, Allah mengangkat Nabi Isa as ke langit, di mana Allah telah menukarkan Nabi Isa as dengan Yahuza. Ini merupakan satu penghormatan kepada Nabi Isa as daripada kekejaman kaum Bani Israil.

12. Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya pada hari asyura’ mendapat anugrah dan kewaspadaan dalam menetapi hidayah Al-Qur’an (hijrahnya Rasulullah SAW).

Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at yang dimuliakan Allah,

Oleh karena pentingnya kejadian-kejadian tersebut, yakni pada hari Asyura’ para Nabi banyak memperoleh anugerah dari Allah subhana wa Ta'ala. Maka bagi umat Islam disunnahkan (diutamakan) untuk menjalankan ibadah puasa dan memperbanyak tafakur serta menambah amal ibadah lainnya.

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ الله الْمُحَرَّمِ


“Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim),

Dan dalam hadits lain yang di terima dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma, beliau mengatakan:


قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِيْنَةَ وَالْيَهُوْدُ تَصُوْمُ عَاشُوْرَاءَ فَقَالُوْا هَذَا يَوْمٌ ضَهَرَ فِيْهُ مُوْسَى عَلَى فِرعَوْنَ فَقَالَ النَّبِيِّ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَانِهِ: أَنْتُمْ أَحَقُّ مُوْسَى مِنْهُمْ فَصُوْمُوْا.


Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai di Madinah, sementara orang-orang Yahudi berpuasa Asyura’. Mereka mengatakan: Ini adalah hari di mana Musa menang melawan Fir’aun. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada para sahabat: “Kalian lebih berhak terhadap Musa dari pada mereka (orang Yahudi), karena itu berpuasalah.” (HR. Al Bukhari).

Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at yang dimuliakan Allah,

Puasa Asyura’ merupakan kewajiban puasa pertama dalam Islam, sebelum Ramadlan. Dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz radliallahu ‘anha, beliau mengatakan:

أَرْسَلَ النَّبِيُّ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَدَاة عَاشُوْرَاءَ اِلَى قُرَى الْأَ لْضَارِ مَنْ أَصْبَحَ مُفْطِرًا فَلْيُتِمَّ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ وَمنْ أَصْبَحَ صَائِمًا فَلْيَصُمْ قَالَتْ فَكُنَّا نَصُوْمُهُ بَعْدَ وَنَصُوْمُ صِبْيَاتُنَا وَنَجْعَلُ لَهُم اللُّعْبَةَ مِنَ الْعِهْنِ فَأِذَا بَكَى أَحَدُهُمْ عَلَى الطَّعَامَ أَعْطَيْنَاهُ ذَلِكَ حَتَّى يَكُوْنَ عِنْدَ الْاِفْطَانِ


Suatu ketika, di pagi hari Asyura’, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus seseorang mendatangi salah satu kampung penduduk Madinah untuk menyampaikan pesan: “Siapa yang di pagi hari sudah makan maka hendaknya dia puasa sampai maghrib. Dan siapa yang sudah puasa, hendaknya dia lanjutkan puasanya.” Rubayyi’ mengatakan: Kemudian setelah itu kami puasa, dan kami mengajak anak-anak untuk berpuasa. Kami buatkan mereka mainan dari kain. Jika ada yang menangis meminta makanan, kami memberikan mainan itu. Begitu seterusnya sampai datang waktu berbuka.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Setelah Allah wajibkan puasa Ramadlan, puasa Asyura’ menjadi puasa sunnah. A’isyah radliallahu ‘anha mengatakan:

كَانَ يَوْمُ عَاشُوْرَاءَ تَصُوْمُهُ قُرَيْشٌ فِى الْجَهِلِيَّةِ فَلَمَّا قَدِمَ الْمَدِيْنَةَ صَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ فَلَمَّ فَرَضَ رَمَضَانَ تَرَكَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ فَمَنْ شَاءَ صَامَهُ وَمَنْ شَاءَ تَرَكَهُ.


“Dulu hari Asyura’ dijadikan sebagai hari berpuasa orang Quraisy di masa jahiliyah. Setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau melaksanakn puasa Asyura’ dan memerintahkan sahabat untuk berpuasa. Setelah Allah wajibkan puasa Ramadlan, beliau tinggalkan hari Asyura’. Siapa yang ingin puasa Asyura’ boleh puasa, siapa yang tidak ingin puasa Asyura’ boleh tidak puasa.” (HR. Al Bukhari dan Muslim.

Pada hari Asyuro umat Islam disunnahkan untuk melakukan banyak kebaikan diataranya adalah memberikan santunan kepada Anak Yatim/Piatu

Maka oleh karena itu mari kita mengambil hikmah dan bisa kita mengamalkannya dari isi khutbah yang telah khatib sampaikan semoga kita selamanya mendapat bingbingan hidayah taufiq dari Alloh SWT.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ


Sekian yang dapat Saya sampaikan contoh khutbah jumat peristiwa 10 muharram edisi terbaru 1439 H semoga besar manfaatnya bagi kita semua dan kita bisa mengamalkan isi-isi kandunga dari khutbah ini. Amiiin. Begitu juga ami sajikan Khutbah jumat hiasan dunia Khutbah jumat tentang maulid Nabi, isra miraj dan masih banyak lagin yang lainnya

Khutbah Jumat Singkat Bulan Puasa Ramadhan Membentuk Masyarakat Islami

Khutbah Jumat Singkat Puasa Ramadhan Membentuk Masyarakat Islami. Khutbah adalah merupakan salah satu dari pada  syarat jumat, maka oleh karena itu barang siapa yang melaksanakan shalat jumat tidak pakai khutbah maka shalat jumatnya tidak syah, dan juga  khutbah itu mempunyai syarat dan rukun, maka sebagai khatib bila mana berkhutbah jangan sembarangan khutbah tapi harus memenuhi syarat dan rukunnya.

Adapun syarat khutbahnya itu ada 10 diantaranya: Bersuci dari dua hadats, Suci dari najis baik pakaiannya, badanya dan tempatnya, Menutupi aurat, dilaksanakannya Sambil berdiri bagi orang yang mampuh, Duduk diantara khutbah dua, Terus menerus antara dua khutbah, Terus menerus antara khutbah dan shalat jumatnya, Menggunakan bahasa arab, Harus kedengaran oleh orang yang termasuk syarat jumat, dan yang terakhir Dilaksanakannya pada waktu dzuhur.

Sedangkan untuk Rukun khutbah ada lima diantaranya: Membacakan puji syukur kepada Alloh SWT, Baca Shalawat atas Nabi Muhammad SAW, Wasiat dengan takwa, pada khutbah kesatu dan kedua, selanjutnya Menbaca salah satu ayat dari al-Quran pada salah satu khutbah kesatu dan kedua namun kalau dua-duanya dibacakan ayat itu tidak apa-apa (Syah) dan yang terakhir Mambacakan doa untuk muslimin dan muslimat (Laki-laki/Perempuan), itulah syarat dan rukun khutbah, maka kami disini akan memberikan salah satu contoh Khutbah Jumat Bulan Ramadhan membentuk masyarakat Islami, semoga bermanfaat.

Khutbah Jumat Singkat Puasa Ramadhan Membentuk Masyarakat Islami

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْـمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ, وكُتِبَ عَلَيْنَا الصِّيَام اَلَّذِى هُوَ رُكْنٌ مِنْ أَرْكَانِ اْلاِسْلاَمِ, أَشْهَدُ أَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً أَدَّخِرُهَا لِيَوْمِ الزِّحَامِ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَلدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى دَارِ السَّلاَم. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وعَلَى آلِه وأصْحَابِهِ هُدَاةِ الأَنَامِ وَمَصَابِيْحِ الظُّلاَمِ. أمَّا بعْدُ, فيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهِ تَعَالَى بِفِعْلِ الطَّاعَاتِ وَتَرْكِ الأَثَامِ وَتَدْخُلُوْا جَنَّةَ رَبِّكُمْ بِسَلاَمٍ, وَقَالَ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Menyebarkan dan menegakan nilai-nilai yang islami dalam kehidupan di dunia ini itu adalah merupakan suatu yang harus kita miliki secara konkrit oleh setiap muslimin, langkah awalnya untuk menegakkan nilai-nilai Islami adalah membentuk manusia seorang muslim yang berkepribadian Islami. Dari pribadi-pribadi yang Islami inilah diharapkan lahirnya keluarga yang Islami pula, sehingga cepat atau lambat akan terwujud masyarakat yang Islami.

Berdasarkan al-Qur'an dan Hadits dapat kita simpulkan bahwa dengan melaksanakan puasa Ramadhan itu memiliki pengaruh yang sangat positif  bagi berkembangnya pembentukan pribadi yang Islami, hal ini karena ada beberapa pungsi dari ibadah puasa ramadhan yang amat terkait dengan mas'alah ini.

Kaum Muslimin Yang Berbahagia.
Sekurang-kurangnya ada enam pungsi utama Puasa Ramadhan dalam kaitan pembentukan pribadi dan masyarakat yang Islami,

Pertama puasa berpungsi sebagai pakaian taqwa, sehingga orang yang berpuasa biasanya sangat hati-hati dan penuh pertimbangan bila hendak melakukan sesuatu yang hendak dikerjakan itu bertentangan atau tidak dengan kehendak Alloh dan Rosul-Ny. Kehati-hatian orang yang berpuasa dalam melakukan sesuatu, itu seperti kehati-hatiannya orang yang memakai pakaian putih, karena bila dia sembarangan duduk di suatu tempat,bisa jadi pakaian itu cepat kotornya sehingga nempak kekotorannya,. Hal ini berarti orang yang berpuasa akan mencapai ketakwaan kepada Alloh SWT.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagai mana telah diwajibkan atas orang- orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.(al-Baqarah:183)

Kedua puasa juga berpungsi sebagai pelindung dari kemunkinan manusia melakukan kejahatan, apalagi di dalam Hadits Rosul menyebut puasa Ramadhan sebagai Junnah (perisai) yang membentengi dan melindungi manusia dari kemunkinan melakukan hal-hal yang tidak bena, apalagi setiap Muslim yang berpuasa memang harus mampuh mengendalikan diri, sehingga tidak begitu saja menuruti keinginan-keinginan yang tidak benar. Sebagai mana Rosul bersabda.

الصيام جنة. فإذا كان أحدكم صائما، فلا يرفث، ولا يجهل. فإن امرؤ قاتله، أو شاتمه، فليقل: إني صائم، إني صائم

Artinya: “Puasa itu adalah perisai, maka apabila seorang dari kalian sedang melaksanakan puasa, janganlah dia berkata rafats (kotor) dan jangan pula bertingkah laku jahil (sepert mengejek, atau bertengkar sambil berteriak). Jika ada orang lain yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya maka hendaklah dia mengatakan “Aku orang yang sedang puasa, Aku orang yang sedang puasa”. (Ini redaksi dari riwayat Imam Malik).

Jika masing-masing orang yang menjalankan ibadah puasa Ramadan ini mampuh menahan diri dari kemungkinan melakukan hal-hal yang tidak benar dalam pandangan Alloh dan Rosul-Nya niscaya akan terwujud masyarakat Islami yang kita dambakan.

Pungsi yang ketiga dari ibadah puasa dalam kaitan pembentukan masyarakat Islami adalah tradisi taqarrub ilalloh (mendekatkan diri kepada Alloh) karena dengan puasa seorang muslim dididik untuk selalu merasa dekat denga Alloh. ketika perasaan ini telah tumbuh di dalam diri seorang muslim, niscaya dia tidak akan berani menyimpang dari jalan Alloh. Pada dasarnya, seluruh peribadahan di dalam islam memang mendidik seorang muslim untuk selalu merasa di awasi oleh Alloh, namun ibadah puasa Ramadhan dengan segala rangkaian ibadah lainnya di bulan ramadhan ini lebih kuat lagi.

Bentuk-bentuk ibadah lainnya yang bisa mendekatkan diri kepada Alloh di bulan Ramadhan ini seprti sholat tarawih, sholat witir, memperbanyak baca al-Qur'an, i'tikap di masjid, memperbanyak shodaqoh dan lain sebagainya.

Hadirin Sidang Jumat.....
Pungsi ke Empat dari Puasa Ramadhan ini adalah mendidik ke ikhlasan seorang muslim dalam menjalankan segala bentuk amal perbuatan dan mengabdikan diri kepada Alloh. Karena dengan puasa khususnya puasa ramadhan ini tidak diketahui oleh orang lain, pada dasarnya seseorang bisa saja tidak berpuasa meskipu ndia mengaku berpuasa atau kelihatan seperti orang yang puasa. Oleh karena itu Alloh menyatakan bahwa puasa itu untuk-Ku sebagai mana rosul bersabda.

كُلّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْع مِائَة ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنُْ أَجْلِي لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Semua amalan bani adam akan dilipatgandakan, satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat hingga 700 kali lipatnya, Allah ta’ala berfirman, ‘Kecuali puasa sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, ia meninggalkan syahwat dan makannya karena aku, maka Aku yang akan membalasnya.’ Dan bagi orang yang berpuasa mempunyai dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-nya. Benar-benar mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih harum daripada harumnya misk.”

Tanpa keikhlasan puasa sangat berat untukdilaksanakannya. hal ini berarti setiap muslim dididik oleh Alloh untuk menjadi menjadi orang yang ikhlas dalam melaksanakan ajaran Islam guna untuk mencapai kebaikan dunia dan akherat.

Sidang Jumat yang di mulyakan oleh Alloh...
Kelima puasa juga mendidik muslim untuk disiplin dalam menjalankan ajaran agama Islam, hal itu terkandung dalam ibadah puasa yang meskipun seorang muslim telah begitu lapardan haus, dia tidak akan akan dan minum sebelum waktunya atau ketika sedang asik makn dan minum ketika sedang sahur, lalu sudah sampai waktu fajar, meskipun makan dan minumnya belum selesai, maka dia segera menghentikannya, inilah yang dimaksud dengan disiplin. Begitu pula bila sudah berbuka puasa yang meskipun terasa lelah dan ngantuk, kita tetap berangkat kemesjid untuk melaksanakan shalat isya, tarawih dan witirnya.

Keenam pungsi dari ibadah puasa ramadhan itu adalah sebagai pengukuh hubungan dengan sesama muslim. Hal ini memang kita rasakan dengan lebih banyaknya kita bertemu dimesjid dan mushala serta berbagai acara dengan sesama kaum muslimin. Lebih dari itu bahkan kesdaran berukhwah di perkokoh lagi dengan menunaikan kewajiban zakat yang mengandung hikmah tersendiri, serta pada saat hari raya idul fitri semuanya berkumpul sebagai ambang persatuan ummat Islam.

Dengan demikian amat terasa bahwa ibadah puasa ramadhan itu dari tahun ketahun memberi arti yang sangat penting dalam upaya mewujudkan masyarakat yang islami yaitu nsuatu masyarakat byang disiplin dan sungguh-sungguh dalam menyebarkan dan menegakkan ajaran Islam di muka bumi ini, semoga khutbah jumat singkat ini bermanfaat bagi kita semua.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعْنَا بِمَا فِيْهِ مِنَ البَيَانِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ، أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِجَمِيْعِ المُسْلِمِيْنَ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ


Itulah yang dapat kami sampaikan dalam artikel ini salah satu contoh Khutbah Jumat Singkat Puasa Ramadhan membentuk masyarakat Islami namun bukan cuma itu saja yang dapat kami buat tapi masih banyak yang lainnya seperti:Contoh Khutbah Jumat Ibadah Ramadhan, khutbah idul Fitri, Khutbah Jumat Singkat Selamat Datang Ramadhan, Khutbah Jumat Hikmah Isra Mi'raj Singkat, Khutbah Jumat Singkat Tentang Isra Mi'raj, Khutbah Jumat Singkat Tentang Sabar Menghadapi Ujian, Khutbah Jum'at Singkat Keutamaan Hari Jum'at, Khutbah Jumat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan masih banyak yang lainnya makanya terus Update disini.