Kumpulan Khutbah, Pidato, Niat, Sholat dan Doa

Loading

Contoh Teks Ceramah Singkat Berbakti Kepada Orang Tua

Contoh Teks Ceramah Singkat Berbakti Kepada Orang Tua - Yang namanya Orang Tua itu selalu memberikan yang terbaik buat anaknya, apapun itu. demi seorang anak yang dicintainya, orang tua rela mengorbankan banyak hal, bahkan sampai nyawa menjadi taruhannya. banyak yang bilang kalau orang tua adalah segalanya, maka dari itu kita sebagai anak tentunya harus lebih menghormati, menghargai, dan menyayangi orang tua.

Apalagi umur beliau mulai bertambah, rambut beliau mulai memutih, dan fisik beliau sudah tak sekuat dulu lagi. jadi mau nungguin apa lagi? sekarang saatnya kita nunjukin pengorbanan kita untuk ayah dan ibu, tunjukanlah  kalau kita itu mampu, mampu merawat beliau, mampu memberikan kebahagiaan, dan dengan begitu tentunya usaha beliau selama ini tak akan sia-sia dalam mendidik anaknya.

Nah untuk itu kami di sini akan berbagi salah satu  contoh pidato singkat berbakti kepada orang tua namun sebelumnya coba kita luangkan waktu sejenak sebelum memulai ceramah dengan memanjatkan Do'a kepada Alloh SWT untuk kedua orang tua kita.

Contoh Teks Ceramah Singkat  Berbakti  Kepada Orang Tua

Assalaamu'alaikum Wr.Wb

Tak ada kata yang paling indah dan penuh berkah, terucap dari lisan seorang hamba yang lemah, yang senantiasa mengharap anugrah dzat yang maha megah, kecualui ungkapan puji syukur atas segala rahmat dan nikmatnya.

Alunan shalawat salam senantiasa kita persembahkan kepada sang revolusioner islam, habibana wanabiyyana Muhammad SAW, juga kepada keluarga, sahabat dan para pengikutnyna sampai akhir jaman.

Bapa dan Ibu guru yang saya hormati.
Hadirin dan teman-tema yang saya cintai.
Dalam al-Qur'an terdapattiga rangkaian perintah yang tidak terpisahkan yaitu

وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ


Dirikanlah shalat dan keluarkan zakat

أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ


Taatilah Alloh dan Rosulnya

أَنِ اشْكُرْلِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ المَصِيْرُ


Bersyukurlah kepadaku dan kepada orng tua mu.

Dalam rangkaian perintah yang ketiga,Alloh memerintahkan kita agar bersyukur kepada-NYA dan kepada kedua orang tua kita.

Mengapa Alloh perintahkan itu? Ini merupakan pelajaran bagi kita, agar menjadi anak yang berbakti kepada orang tua.Begitu besar jasa orang tua kepada kita.

Keerhasilan kita hari ini dan hari kemarin merupakan keberhasilan guru dan kedua orang tua kita, yang dengan susah payah telah membesarkan dan membingbing kita, sehingga kita bisa meraih apa yang kita miliki hari ini. Pendidikan yang mereka ajarkan kepada kita, sungguh sangat berarti.Darah mereka yang mengalir di tubuh kita, menjadi penguat dan penyegar hidup kita.Kasih sayang yang mereka tumpahkan, telah menjadi butiran-butiran mutiara yang tak ternilai harganya.

Ya Alloh ampuni mereka dari segala dosa dan kesalahannya, jadikan seluruh pengorbanannya, menjadi butiran ampunan dan ridlo-MU.Beri kami kesempatan untuk berbakti kepad-Mu, kepada orang tua dan Guru-guru kami.

Berikan kami keberanian untuk bersimpuh dipangkuanny, untuk meminta maaf dan do'a  Ibu dan Bapa.Bapa Ibu guru dan hadirin yang saya cintai Inilah yang saya bisa ungkapkan, semoga bermanfaat bagi kita sekalian.Mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalaamu'alaikum Wr.Wb. 

Itulah yang dapat kami sajikan dalam artikel ini tentang salah satu contoh teks pidato singkat berbakti kepada orang tua sebagai mana kami sebelumnya telah berbagi contoh pidato tentang amal sholeh dan masih banyak lagi yang lainnya, semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Contoh Teks Pidato Singkat Tentang Amal Sholeh

Contoh Teks Pidato Singkat Tentang Amal Sholeh. -  Dengan berjalannya waktu terus berlalu dengan penuh luka liku dalam menjalankan kehidupan di dunia ini, yang mana semuanya ini sedang mendekati ajalnya, namun kita tidak tau kapan ajal menjemput kita hanya Alloh yang maha mengetahui keberadaan itu.

Oleh karenanya kita sebagai mahluq Alloh yang mengemban tugas dalam kehidupan ini berhati-hatilah untuk mempersiapkan pembekalan untuk nanti di alam baqo yaitu menanam Amal sholeh terutama amal yang tidak akan ada hentinya sekalipun kita telah mati  menghadap Ilahi Rabbi.

Untuk itu mari kita ciptakn generasi anak kita menuju amal sholeh dan kita  didik anak supaya bisa anak-anak bisa belajar dakwah/pildacil yang bertema pidato singkat amal sholeh sebagai mana yang akan kami tulis dalam teks ini yang mana ini cuman merupakan pola dasar untuk pidato singkat tentang amal sholeh seperti di bawah ini:

Contoh Teks Pidato Singkat Tentang Amal Shaleh

Assalaamu'alaikum Wr.Wb
Bapak Ibu guru, tamu undangan dan teman-teman yang saya cintai.
Kedua orang tua saya yang saya hormati.
Kalau kita menela'ah hidup dan kehidupan semuanya datang silih berganti, ada kelahiran ada kematian, ada pernikahan ada penceraian, ada suka ada duka, ada rindu ada benci, ada tangis ada
tawa.

Ketika kematian menimpa salah seorang diantara kita, semua hampir berduka, semua bersedih.
Kenapa bisa terjadi seperti itu??Banyak hal yang menyebabkan kita sedih. Sedih karena orang yang sangat kita cintai telah pergi, orang yang sangat setia telah tiada, dan lain sebagainya.

Hadirin yang saya hormati
Ada satu hal yang disayangkan, kenapa kita tidak pernah merasa sedih dengan meninggalnya seseorang, karena dia sudah tidak punya lagi kesempatan untuk beramal shaleh? Padahal kita semua sudah tau pasti bahwa orang yang meninggal dunia sudah terputus dari segala amalnya.

Namun ada keistimewaan yang Alloh berikan kepada umat manusia, sekali pun ia telah meninggal dunia, sesuai yang telah disabdakan oleh baginda Rosul yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:.....


عَنْ اَبي هُـرَيْـرَةَ رَضِـَي اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِذاَ ماَتَ ابْنُ اٰدَمَ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ اِلاَّمِنْ ثَلاَثٍ : صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ اَوْعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ اَوْوَلَدٍصَا لِحٍ يَدْعُوْلَه. رَوَهُ مُسْلِمْ


Apabila manusia telah meninggal dunia, maka terputus segala amalnya, kecuali tiga macam;
1. Shodakoh zariyah
2. Ilmu yang bermanfaat
3. Anak shaleh yang selalu mendo'akan kepada orang tuanya.

Teman-teman yuk kita nyanyi bersama;
Apa bila anak manusia
Telah pergi kealam baqa
Putus sudah semua amalnya
kecuali hanya tiga perkara

Yang pertama shadaqah zariyah
Yang kedua ilmu yang berguna
Yang ketiga do'a anak shaleh
Yangkan dapat meringankan dosa.

Semoga kita memiliki yang tiga macam tersebut seandainya kita tidak memiliki ketiga tiganya.
Mudah-mudahan kita memiliki semuanya Amiin.Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai tentang 3 perkara yang tidak akan putus walaupun kita telah meninggal dinia mudah-mudaha ada manfaatnya bagi kita semua.

Itulah yang dapat kami tulis contoh pidato singkat tentang amal sholeh, begitu juga kami telah menyajikan beberapa contoh teks pidato, seperti pidato perpisahan anak sekolah, pidato isi proklamasi, cinta lingkungan hidup dan masih banyak lagi yang lainnya, makanya terus saja update di alamat kami ini jamiyyatudawah.blogspot.com

Bacaan Niat Dan Doa Buka Puasa Ramadhan Lengkap Dengan Artinya

Bacaan Niat Dan Doa Buka Puasa Ramadhan Lengkap Dengan Artinya - Kita sebagai umat islam sebentar lagi akan menyambut kedatangannya bula suci ramadhan yang mana bulan ramadhan ini adalah bulan penuh berkah, bulan taubat, karena di dalamnya terdapat banyak amalan-amalan yang fahalanya di lipat gandakan oleh Alloh SWT dari bulan-bulan yang lainnya.

Selama bulan ramadhan bagi kita sebagai umat islam di wajibkan untuk melaksanakan puasa bahkan barang siapa yang yang tidak melaksanakannya baik karena ada udzur atau karena di sengaja maka setelah bulan ramadhan wajib qadha atau menggantinya, karena puasa ramadhan adalah merupakan salah satu rukun islam yang keempat sehingga orang yang tidak melaksanakannya dengan sengaja maka orang tersebut tidak sempurna dalam keislamannya.

Nah sahabat-sahabat sekalian sebelum tiba saatnya bulan suci ramadahan dan sebelum kita melaksanakan ibadah puasa alangkah baiknya terlebih dahulu untuk menghafalkan bacaan niat puasa ramadhan barang kali di antara kita ada yang masih belum hafal atau karena mungkin lupa lagi maka kami di sini akan berbagi bacaan niat dan doa buka puasa ramadhan dalam tulisan arab, latin lengkap dengan artinya seperti dibawah ini:

Bacaan Niat Dan Doa Buka Puasa Ramadhan Lengkap Dengan Artinya

Bacaan/Lafadz Niat Puasa Ramadhan Arab Latin Dan Artinya

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى


NAWAITU SHAUMA GHODIN 'AN ADAA'I FARDHI SYAHRI ROMADHOONA HAADZIHIS SANATI LILLAHI TA'ALA

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala.

Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan Arab Latin Dan Artinya

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ


Dzahaba-dz Dzoma’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah

Artinya :
Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.

Atau yang biasa kita baca secara umum adalah:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ


ALLAAHUMMA LAKASUMTU WABIKA AAMANTU WA'ALAA RIZQIKA AFTHORTU BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN

Artinya : Ya Allah keranaMu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

Nah itulah yang dapat kami sajikan dalam artikel ini bacaan niat dan doa buka puasa ramadhan lengkap dengan artinya, seperti sebelumnya kami telah berbagi bacaan niat puasa senin kamis semoga dengan adanya artikel kami ini membawa manfaat bagi kita semua.

Bacaan Doa Memakai Pakaian Baru Dan Memakai Baju Lama

Bacaan Doa Memakai Pakaian Baru Dan Memakai Baju Lama - Ketika kita mau memakai pakaian kadang lupa dari membaca doa, pada hal dalam syari'at ajaran agama Islam ada doa khusus memakai pakaian baru maupun pakaian lama, begitu juga ada doa membuka pakaian ini adalah merupakan indahnya Beragama islam setiap apa saja yang kita lakukan dalam kebaikan bisa jadi ibadah.

Agama islam mengajarkan dan menganjurkan kepada umatnya untuk membiasakan beramal baik dalam segala hal makanya dalam berpakaian juga ada doa memakai pakaian baru atau pakaian lama begitu juga ada doa membuka baju, Insya Alloh dengan membacakan doa tersebut kita akan mendapatkan keberkahan dalam berpakaian.

Nah untuk itu barang kali masih ada teman-teman seiman dan seperjuangan yang masih belum hafal atau karena mungkin lupa lagi bacaan doa memakai pakaian baru maupun lama akan kami tulis dalam artikel ini dengan menggunakan tulisan bahasa arab latin dan di lengkapi dengan artinya seperti di bawah ini:

Bacaan Doa Memakai Pakaian Baru Dan Memakai Baju Lama

Doa Memakai Baju/Pakaian Baru

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ كَسَانِىْ هَذَا وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِحَوْلٍ مِنِّىْ وَلاَقُوَّةٍ


AL-HAMDU LILLAAHIL LADZII KASAANII HAADZAA WA ROZAQONIIHI MIN GHOIRI HAWLIN MINNII WA LAA QUWWATIN

Artinya : Segala puji bagi Allah yang memberi aku pakaian ini dan memberi rizqi dengan tiada upaya dan kekuatan dariku


Doa Memakai Pakaian Pakaian Lama (Biasa)


بِسْمِ اللهِ، اَللهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِمَاهُوَلَهُ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّمَاهُوَلَهُ


BISMILLAAHI ALLOOHUMMA INNII AS-ALUKA MIN KHOIRIHI WA KHOIRII MAA HUWA LAHUU WA'A'UUDZU BIKA MIN SYARRIHI WA SYARRI MAA HUWA LAHUU

Artinya : Dengan nama-Mu ya Allah aku minta kepada Engkau kebaikan pakaian ini dan kebaikan apa yang ada padanya, dan aku berlindung kepada Engkau dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan yang ada padanya

Demikian yang dapat kami sampaikan bacaan doa memakai baju baru dan memakai pakaian lama dalam tulisan arab latin dan artinya, semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat bagi kita semua, begitu juga kami sebelumnya telah berbagi bacaan doa-doa seperti bacaan sholat 5 waktu, doa iftitah, doa keluar masuk rumah, doa keluar masuk masjid dal masih banyak lagi doa-doa yang lainnya.

Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Yang Benar Lengkap Dengan Artinya

Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Yang Benar Lengkap Dengan Artinya - Bacaan sholat 5 waktu seperti, sholat dzuhur, ashar, maghrib, isya, shubuh dan sholat-sholat sunat yang lainnya itu ada yang hukumnya wajib dan ada pula yang hukumnya sunat, jadi tidak semua bacaan sholat itu hukumnya wajib maka kita sebagai umat Islam harus bisa membedakan mana yang wajib dan mana yang sunat jangan sampai yang wajib di anggap sunat itu hukumnya gak boleh.

Nah bagi kita yang masih dalam tahap belajar untuk menunaikan sholat harus benar-benar disiplin karena sholat memiliki syarat dan rukun artinya kewajiban diluar sebelum melaksanakan sholat dan kewajiban di dalam melaksanakan sholat, dan juga memiliki pembatalan sholat, ketiga-tiganya itu harus kita ketahui karena akan bisa melaksanakan sholat bagai mana kalau tidak tau aturan dan tata cara sholatnya.

Makanya kami disini akan mengingatkan bagi kita sesama umat islam tata cara dan bacaan sholat 5 waktu yang benar dalam tulisan bahasa arab lengkap dengan artinya sesuai ajaran Rosululloh SAW yang telah di wasiatkan kepada para shohabat, tabi'in dan para ulama sampai kepada kita semua, sebagai mana Rosul telah bersabda dalam salasatu hadistnya "sholluu kamaa roaitumunii ushollii" Sholatlah kalian seperti kalian melihat sholaynya Aku.

Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Yang Benar Lengkap Dengan Artinya

Adapun kewajiban diluar sholat (syarat)  itu ada 8 diantaranya:
1. Suci dari hadast kecil maupun hadast besar
2. Suci dari najis dalam pakaian, badan dan tempat
3. Tertutup aurat
4. Menghadap qiblat
5. Sudah masuk watunya sholat
6. Harus tau atas kewajiban sholat
7. Jangan menganggap sesuatu yang wajib dalam sholat di anggap sunat
8. Harus menjauhi segala pembatalan sholat.

Sedangkan untuk rukun sholat itu ada 17 dan yang 17 di bagi menjadi 3 bagian diantaranya:
1. Rukun Qolbiyyah (pekerjaan Hati)
2. Rukun pa'liyyah (Yang diaksanakan secara badan)
3. Rukun kauliyyah (bacaan)

Berikut ini akan kami berikan panduan bacaan sholat 5 waktu dalam bahasa arab latin dan artinya namun untuk bacaan niat kami di sini akan memberikan salahsatu contoh niat sholat shubuh seperti di bawah ini:

اُصَلِّيْ فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى


Usholli Fardlosh shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’aala.

Artinya: Aku niat melakukan shalat fardu subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta’ala.

Lalu takbirotul ihrom dengan bacaan

الله اكبر


Allaahu akbar.
Artinya: Allah Maha Besar.

Kemudian membaca doa iftitah dengan bacaan


إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ المُشْرِكِيْن . إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْن لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ المُسْلِمِيًن


Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal-ardha, haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaati wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahi rabbil ‘alaamiina. Laa syariika lahu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimiina.”

Artinya: Sesungguhnya aku menghadapkan mukaku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan berserah diri, dan bukannya aku termasuk dalam golongan musyrik. Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya, karena itu aku rela diperintah dan aku ini adalah golongan orang Islam.

Kemidian membaca surat fatihah:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ


Bacaan Bacaan Surat Al Fatihah dalam Bahasa Indonesia
"Bismillahirrahmanirrahim"
Alhamdulillahi rabbil alamin,
Arrahmaanirrahiim
Maaliki yaumiddiin,
Iyyaka nabudu waiyyaaka nastaiin,
Ihdinashirratal mustaqim,
shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghduubi alaihim waladhaalin,

Terjemahan Bacaan Surat Al Fatihah
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang".
"Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam".
"Maha Pemurah lagi Maha Penyayang".
"Yang menguasai di Hari Pembalasan".
"Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan".
"Tunjukilah kami jalan yang lurus",
"(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat".

Kemudian membaca surat-surat pendek misalkan surat al-ikhlas:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ﴿٤


Qul huwa allaahu ahad(un), allaahu alshshamad(u), lam yalid walam yuulad(u), walam yakullahu kufuwan ahad(un).

Artinya:
1). Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa
2). Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
3). Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan
4). Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia

Kemudian ruku sambil membaca tasbih 3x

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal ‘azhiimi wabihamdih
Artinya: Maha Suci Tuhan Yang Maha Besar lagi Maha Terpuji.

Lalu I'tidal (berdiri tegak setelah ruku) sambil membaca:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Sami’allaahu liman hamidah, rabbanaa walakal hamdu.
Artinya: Allah mendengar akan sesiapa yang memuji-Nya. Hai Tuhan kami, kepada Engkaulah segala pujian.

Kemudia sujud sambil membaca tasbih 3x

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal a’laa wabihamdih
Artinya: Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi lagi Maha Terpuji

Kemudian duduk diantara dua sujud sambil membaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Rabbighfirlii warhamnii wajburniiwarfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii
Artinya: Ya Allah ! ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, dan cukuplah segala kekuranganku dan angkatlah darjatku dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan sejahterakanlah aku dan berilah keampunan padaku.

Kemudian membaca tasyahud untuk tasyahud pertama dan membaca sholawat sampai pada lafadz seperti di bawah ini:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ على سيدنا مُحَمَّد

Attahiyyaatul mubaarakaatush sholawaatuth thayyibatul lillaah, Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allahhumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad.

Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Ya Allah aku bersumpah dan berjanji bahwa tiada ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau ya Allah, dan aku bersumpah dan berjanji sesungguhnya Nabi Muhammad adalah utusan-Mu Ya Allah. Ya Allah, limpahkan shalawat-Mu kepada Nabi Muhammad.

Untuk bacaan tasyahud kedua seperti lafadz:


التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّد وعلى آلِ سيدنا مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد. اَلْلَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيْحِ الدَجَّالِ


Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibatul lillaah, Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allahhumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad, kamaa shallaita ‘alaa sayyidinaa Ibraahim, wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibraahim. Wabaarik ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad, kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa Ibraahim, wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibraahim. Fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid. Allaahumma innii a’uudzubika min ‘adzaabi jahannama wamin ‘adzaabil qabri wamin fitnatil mahyaa wamamaati wamin fitnatil masiihid dajjaal.

Artinya: Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah! Limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. “ Sebagimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. “ Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.” Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahanam dan siksa kubur serta dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari kejahatan fitnahnya dajal.

Kemudian membaca salam.

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الله

Assalaamu ‘alaikum warahmatullaah.
Artinya: Keselamatan dan rahmat buat Anda sekalian..

Demikian yang dapat kami sampaikan  bacaan niat sholat 5 waktu yang benar lengkap dengan artinya, semoga dengan adanya artikel kami ini dapat menjadikan bahan pembelajaran bagi yang masih dalam tahap belajar dan menjadikan sebagai pengingat bagi yang sudah faham, seperti sebelumnya kami telah berbagi  bacaan doa iftitah dan doa-doa keseharian dalam artikel yang lainnya.

Contonh Teks Khutbah Jum'at Menyambut Tahun Baru Hijriya 1439

Contoh Teks Khutbah Jumat Menyambut Tahun Baru Hijriyah 1439 - Kata Muharram, secara etimologinya diambil dari kata Arab “Harrama-Yuharrimu-Tahriiman-Muharrimun-wa-Muharramun”, yang berarti “diharamkan”. Yakni, Muharram adalah sesuatu yang dihormati / yang terhormat dan yang diharamkan (dari hal-hal yang tidak baik). Sebagaimana tertulis dalam sejarahnya, bahwa pada bulan Muharram ini umat Muslim diharamkan Allah untuk berperang.

Dengan adanya bulan muharam yang merupakan awal hitungan tahun hijriyah, ini semoga kita bisa lebih meningkatkan segala amal perbuatan yang sifatnya islami kepada Alloh SWT demi tercapainya kebahagiaan dunia yang sifatnya sementara dan kebahagian nanti di akherat yang sifatnya kekal abadi tiada hentinya, alangkah baiknya orang yang ketika hidup didunia ini sudah bisa menanam mudal demi terwujudnya kebahagiaan di alam akherat nanti diantaranya kita bisa menghormati bulan muharram.

Mengapa Alloh SWT memulyakan bulan muharram itu dan ada apa dilamnya, maka untuk itu Admin disini akan sedikit memberikan penjelasan tentang keadaan dan faidah yang harus kita ambil hikmahnya dengan lewat khutbah jum'at yang berjudul "Menyambut Tahun Baru Hijriyah" dengan adanya tema ini semoga menjadikan sebagai motifasi bagi kehidupan kita sehari-hari demi mencapainya rahmat dan maghfiroh Alloh SWT.

Contonh Teks Khutbah Jum'at Menyambut Tahun Baru Hijriya 1438

ألحَمْدُ لِلّهِ. ألحَمْدُ لِلّهِ الذِي جَزَى العَامِلِيْنَ. وأحَبَّ الطَّائِعِيْنَ. وَأبْغَضَ العَاصِيْنَ. أشْهَدُ أنْ لاَ اِلهَ اِلااللهُ. وَأشْهَدُ أنَّ مُحَمّدًا رَسُوْلُ اللهِ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمّدٍ الهَادِي اِلَى صرَاطِكَ المُسْتَقِيْمِ. وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَالمُجَاهِدِيْنَ فِي سَبِيْلِكَ الْقَوِيْمِ. أمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَاللهِ اتَّقُوْاللهَ الّذِي لا اِلهَ سِوَاهُ وَاعْلَمُوا أنَّ اللهَ أمَرَكُمْ بِالطَّاعَةِ والْعِبَادَةِ. وَنَهَاكُمْ بِالظُّلْمِ وَالْمَعْصِيَةِ. فَلا يَكُوْنُ ذلِكَ اِلاَّ لِخُسْرَانِكُمْ وَهَلالِكُمْ. وَلَكِنِّ اللهَ يَرْحَمُكُمْ وَأنْزَلَ نِعَمَهُ عَلَيْكُمْ. فَأَطِيْعُوْهُ وَاعْمَلُوا الصَّالِحَاتِ وَاجْتَنِبُوا عَنِ السَّيِّئَاتِ. لِأَنَّ اللهَ جَزَى أَعْمَالَكُمْ. أَثَابَكُمْ بِصَالِحِ أَعْمَالِكُمْ. وَعَذَّبَكُمْ بِسَيّءِ أَفْعَالِكُمْ.

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى :أَعُوْذُبِااللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ ، بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ ، فَالَّذِينَ هَاجَرُواْ وَأُخْرِجُواْ مِن دِيَارِهِمْ وَأُوذُواْ فِي سَبِيلِي وَقَاتَلُواْ وَقُتِلُواْ لأُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلأُدْخِلَنَّهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ ثَوَاباً مِّن عِندِ اللّهِ وَاللّهُ عِندَهُ حُسْنُ الثَّوَابِ


Sidang Jum'at Yang Saya Hormati Semoga Alloh Mulyakan.
Muharram merupakan bulan yang sangat berpengaruh pada sejarah kehidupan umat Islam. Suatu bulan yang menjadi pembuka tahun dalam kalender Islam, Hijriyah. Suatu bulan yang penuh barokah dan rahmah, karena bermula dari bulan inilah –menurut dunia Islam- berlakunya segala kejadian alam ini. Bulan Muharram juga termasuk salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah dalam al Qur’an (Al Taubah: 36).

Secara otomatis bulan Muharam merupakan bulan yang menyimpan banyak sejarah kehidupan umat. Di mana pada bulan itu Allah SWT banyak menurunkan peristiwa yang patut dikenang bagi umat sebagai rasa syukur atas kenikmatan yang diberikan, karena peristiwa-peristiwa yang terjadi pada bulan tersebut dapat memberikan banyak inspirasi bagi kelangsungan hidup umat manusia di muka bumi ini.

Meskipun demikian, di sana kadang timbul pertanyaan dalam benak kita, kenapa penetapan awal tahun dalam Islam berdasarkan hijrah Rasul Muhammad saw? Apakah karena dalam hijrah tadi terdapat sesuatu yang sangat urgen untuk dikenang? Bukankah selain hijrah masih ada beberapa peristiwa yang tidak kalah pentingnya dengan hijrah tadi? Seperti kelahiran atau wafat Rasul saw, peristiwa awal penerimaan wahyu, peristiwa Isra’ & Mi’raj yang mendatangkan perintah shalat wajib lima waktu, di mana hal itu merupakan tonggak atau tiang agama (Ashsholatu ‘imaduddin). Pun tak kalah pentingnya peristiwa penaklukan kota Mekah yang menjadi pusat persatuan dan kesatuan umat Islam, dan masih banyak lagi beberapa peristiwa lainnya yang berpengaruh pada eksistensi Islam di muka bumi ini. Namun, kenapa harus bersandar pada hijrah Rasul Muhammad saw kalender Islam itu ditetapkan?

Sidang Jum'at Yang Saya Hormati Semoga Alloh Mulyakan.

Bulan Muharram Dalam Sejarah
Tradisi penanggalan Hijriyah dirintis pada masa kekhalifahan Umar Bin Khattab RA. Pada waktu itu muncul wacana diperlukannya penanggalan yang baku dan seragam untuk berbagai urusan kenegaraan dan kemasyarakatan. Kemudian, muncullah berbagai usulan dari para Sahabat. Pada akhirnya disepakati bahwa peristiwa hijrah Nabi SAW dari Makkah menuju Madinah dijadikan patokan dalam perhitungan awal tahun kelender Islam.

Pada tahun baru Hijriyah, Muharram, bagi orang yang tidak atau kurang mengerti tentang Islam, mereka akan memperingatnya dengan cara yang kurang tepat karena bertitik tolak dari anggapan yang kurang tepat pula. Mereka yang demikian tersebut menganggap Muharram (syura) adalah bulan keramat, angker, atau naas dan berbahaya. Oleh karena itu, peringatan yang diadakan juga bermacam-macam, antara lain; begadang semalam suntuk, berjalan (pawai) semalam suntuk, mengadakan sesaji ke laut atau tempat-tempat yang dianggap keramat, mandi keramas (berendam) supaya awet muda, memandikan (marangi) pusaka, seperti keris, tombak dan lain sebagainya.

Demikian itu mereka lakukan karena menurut keyakinannya, mereka takut celaka, takut kena musibah, dan sejenisnya. Padahal sebenarnya hal tersebut sama sekali tidak diajarkan oleh Islam, bahkan hal itu bisa mengantarkan pelakunya pada jurang kesyirikan (musyrik), na’udzu billah min dzaalik.

Di sini, yang paling relevan untuk dilakukan adalah apa yang pernah diketengahkan oleh Amirul Mukminin, Umar Ibn Khaththab: “ Haasibuu anfusakum qabla an tuhasabuu ” (Koreksilah diri kalian, sebelum kalian semua dikoreksi (di akhirat) kelak). Dalam ungkapan itu yang dimaksud adalah seruan pada umat secara kolektif untuk introspeksi diri pada apa yang pernah dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Bukan malah berpoya-poya, berpesta-ria, ber-SEPHIA-mesra (Sabu-Ekstasi-Putaw-Heroin-Inex-Alkohol) dan ber-vulgaria bersama penjaja cinta sebagaimana yang dilakukan oleh (sebagian) orang-orang Barat.

Betapa sangat terpuji dan mulianya jika dana pesta-pesta tersebut, sarana dan prasana penyambutan tahun baru yang tidak bermanfaat itu dialokasikan kepada mereka yang masih selalu menjerit kelaparan, merintih kehausan, menangis kehilangan papan (tempat tinggal), menggigil kedinginan dan yang mengerang kepanasan. Masih adakah empati kita pada mereka? Ataukah empati itu sudah tertutup dengan dinding tebal apatis dan egois kita?

Sidang Jum'at Yang Saya Hormati Semoga Alloh Mulyakan.

Sementara dalam bulan Muharram, lebih-lebih tanggal 10 Muharram, yang disebut ‘Asyura, atau bulan Suro (sebutan Jawa) banyak menitiskan peristiwa bersejarah pada kita, kususnya apa yang pernah dialami oleh para Nabi dan Rasul Allah. Di mana pada hari itu merupakan “hari pertolongan” bagi para Nabi.

Dalam sejarahnya, pada hari itu terdapat beberapa peristiwa besar yang sangat berpengaruh dalam sejarah eksistensi agama Tauhid (Islam), antaranya:
1. Nabi Adam bertaubat kepada Allah dan dipertemukan dengan isterinya, Siti Hawa di Padang Arafah (Jabal Rahmah).
2. Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit.
3. Nabi Nuh diselamatkan Allah SWT dari perahunya setelah bumi ditenggelamkan selama enam bulan.
4. Nabi Ibrahim diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud.
5. Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara.
6. Penglihatan Nabi Ya’kub yang kabur dipulihkan Allah kembali.
7. Nabi Ayub dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritanya.
8. Nabi Yunus dikeluarkan dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
9. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa as.
10. Nabi Musa AS menyeberangi laut merah menyelamatkan diri dari kejaran Fir’aun.
11. Nabi Sulaiman dikaruniai Allah kerajaan yang besar.
12. Nabi Ayub sembuh dari sakitnya yang kronis.
13. Nabi Muhammad SAW lepas dari racun orang-orang Yahudi.
14. Terbunuhnya cucu Nabi Muhammad, Husain Ibn Aly ra. di bukit Karbala.

Rasulullah SAW menganjurkan kepada ummatnya untuk memetik nilai-nilai rohaniah dari kejadian-kejadian tersebut dan menjadikannya hari peningkatan ibadah dan amal, yaitu dengan berpuasa pada bulan Muharram. Sebagaiamana dijelaskan dalam sabdanya:

Dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma- dia berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدِمَ الْمَدِينَةَ فَوَجَدَ الْيَهُودَ صِيَامًا يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا هَذَا الْيَوْمُ الَّذِي تَصُومُونَهُ فَقَالُوا هَذَا يَوْمٌ عَظِيمٌ أَنْجَى اللَّهُ فِيهِ مُوسَى وَقَوْمَهُ وَغَرَّقَ فِرْعَوْنَ وَقَوْمَهُ فَصَامَهُ مُوسَى شُكْرًا فَنَحْنُ نَصُومُهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَحْنُ أَحَقُّ وَأَوْلَى بِمُوسَى مِنْكُمْ فَصَامَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ

“Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- mendatangi kota Madinah, lalu didapatinya orang-orang Yahudi berpuasa di hari ‘Asyura. Maka beliau pun bertanya kepada mereka, “Hari apakah ini, hingga kalian berpuasa?” mereka menjawab, “Hari ini adalah hari yang agung, hari ketika Allah memenangkan Musa dan Kaumnya, dan menenggelamkan Fir’aun serta kaumnya. Karena itu, Musa puasa setiap hari itu untuk menyatakan syukur, maka kami pun melakukannya.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Kami lebih berhak dan lebih pantas untuk memuliakan Musa daripada kalian.” kemudian beliau pun berpuasa dan memerintahkan kaum puasa di hari itu. (HR. Al-Bukhari no. 3145, 3649, 4368 dan Muslim no. 1130)


Dari Abu Qatadah Al Anshari -radhiallahu anhu- dia berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ


“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari ‘Asyura`, beliau menjawab: “Ia akan menghapus dosa-dosa sepanjang tahun yang telah berlalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Dari Ibnu Abbas -radhiallahu anhuma-, ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَئِنْ بَقِيتُ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ التَّاسِعَ


“Seandainya tahun depan aku masih hidup, niscaya saya benar-benar akan berpuasa pada hari ke sembilan (Muharram).” (HR. Muslim no. 1134)

Begitu juga dianjurkan pada hari tersebut melakukan perbuatan kebajikan, yang termasuk dalam kategori amal saleh seperti menyantuni fakir miskin, anak yatim, orang-orang lemah dan sengsara, kaum atau keluarga yang membutuhkan pertolongan dan lain-lain. Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang melapangkan (memberi) keluarganya dan ahlinya pada hari Asyura, maka Tuhan akan memberikan kelapangan padanya selama satu tahun”. (HR Baihaqi)

Sidang Jum'at Yang Saya Hormati Semoga Alloh Mulyakan.

Jadi pada intinya kita semua sebagai umat Islam dalam menyambut bulan Muharram ini mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh SWT dengan berbagai amal-amalan yang diperintahkan oleh Alloh dan Rosul-NYA.

بَارَكَ الله لِى وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذْكُرَ الْحَكِيْمَ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَاِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ العَلِيْمُ, وَأَقُوْلُ قَوْلى هَذَا فَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم


Itulah yang dapat saya sampaikan Contoh Teks Khutbah Jum'at Menyambut Tahun Baru Hijriyah 1439, begitu juga kami sajikan khutbah idul fitri, khutbah idul adha, khutbah jumat singkat, khutbah jumat tentang 10 muharam dan masih banyak lagi yang lainnya, semoga dengan adanya teks khutbah ini besar manfaatnya bagi kita semua dan kita bisa mengamalkannya isi dari kandunga khutbah tersebut. Amiiin .