Kumpulan Khutbah, Pidato, Niat, Sholat dan Doa

Loading

Contoh Pidato Singkat Maulid Nabi Muhammad SAW

Contoh Pidato Singkat Maulid Nabi Muhammad SAW.Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW adalah merupakan hal yang sangat penting bagi kita semua khususnya umat muslim, karena dengan memperingati maulid itu kita bisa lebih mengingat atas akhlaqul karimah yaitu akhlaq yang dibawakan oleh Nabi kita Muhammad SAW yang patut kita contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan datangnya bulan Rabiul awwal segenap kaum muslimin muslimat diseluruh tanah air bahkan ndunia serempak mengadakan peringatan atas lahirnya Nabi Muhammad SAW kayanya ada komando yang terselumbung di bali itu, padahal tidak ada tapi itu cuman kita sebagai ummat beliau yang cinta taat dan setia kepadanya ingin mendapatkan barometer kehidupan dunia demi mencapai kesenangan nanti di alam Baqa (akherat).

Oleh karena itu maka Admin disini akan berbagi Contoh Teks Pidato Singkat Maulid Nabi Muhammad SAW guna untuk memberikan sugesti kepada seluruh Ummat Islam supaya tertanam dalam jiwanya akhlaqul karimah sesuai dengan sabdanya " Kami diutus kedunia ini hanyalah untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia".

Contoh Pidato Singkat Maulid Nabi Muhammad SAW.


Assalaamu'alaikum Wr Wb.........!!!!

Yang terhormat ...

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan piji kehadrot Ilaahirabbi yang mana atas limpahan qudrat dan iradatnya kita semua pada kesempatan ini bisa berkumpul ditempat yang sama dalam acara memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

Shalawat serta salamnya semoga tetap tercurahkan selamanya kepada baginda Rosululloh SAW, keluwarga, shabat, dan semua ummatnya yang setia kepadanya.

Hadirin, Hadirot Rahimakumullah,

Kalau kita melirik kebelakang kurang lebih 6 abad yang silam setelah kepergiannya Nabi Isya AS dunia ini dilanda bencana yang maha dashat, bencana yang setiap saat akan mengancam kesucian ummat manusia yakni bencana kejahiliyahan mereka tentang hakikat dirinya, kejahiliyahan mereka tentang kedudukan tuhannya.

Dalam situasi masyarakat dinia semacam itulah Alloh SWT mengutus seorang hambanya yang mulia untuk mengikis habis segala bentuk kemaksiatan yang menyesatkan ummatnya, menegakkan keadilan, menipiskan debu-debu kemunkaran sekaligus membongkar istana-istana anti tuhan yakni habibana wanabiyana Muhammad SAW.

Hadirin, Hadirot Rahimakumullah,

Rusululloh SAW dalam menjalankan segala misinya sebagai juru penyelamat ummat, di hadapkan pada tantangan dan rintangan baik yang datangnya dari kaumnua ataupun dari kerabatnya sendiri, beliau di teror, di intimidasi, di sambut dengan sambutan batu dan kotoran binatang, cucuran Air mata, genangan darah menghiasi parasnya yang indah menawan. Tapi semua itu tidak dirasakan oleh beliau, karena itu adalah merupakan suatu keharusan bagi seorang pejuang dan juga tidak akan dinamakan seorang pejuang tanpa menghadapi tantangan dan rintangan.

Hadirin, Hadirot Rahimakumullah,

Sebagai mana baginda Ali mengatakan perjuangan tanpa pengorbanan tidak akan tercapai dan juga bila mana gagak telah berbulu putih, Walau pun demikian Rosul tak pernah mengeluh dan tak pernah menutupi telinganya mendengarkan keluhan ummatnya.

Tapi semua itu bisa di atasi oleh Baginda Rosul dengan modal yang sangat minim namun memiliki nilai yang tinggi yaitu Akhlaqul karimah. Maka dengan hal seperti itu kita terapkan pada diri kita sendiri dalam menghadapi segala halangan dan rintangan yang sedang kita hadapi biar berada dalam kesuksesan kita terapkan akhlaqul karimah sesuai dengan perjuanngannya Rosululloh SAW,


لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ الَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو الَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ الَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Hadirin, Hadirot Rahimakumullah,

Itulah yang dapat saya sampaikan dalam Ceramah Singkat  Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW semoga kita semuanya dapat mengambil hikmah dari segala perjoangan Rosululloh dan kita diakui sebagai ummatnya dan mendapatkan syafaat nanti di hari kiamat. Amiiin yarobbal'alamiin.
Kalau ada Sawah di ladang boleh saya tumpang mandi
Kalau ada umur panjang boleh kita bertemu kembali
Wassalaamu'alaikum Wr Wb.

Baca juga :

Contoh Teks Khutbah Jum'at Singkat Tentang Lima Macam Hiasan Dunia

Contoh Teks Khutbah Jum'at Singkat Tentang Lima Macam Hiasan Dunia - Di antara metode Qur'an dan Hadits dalam menyampaikan ilmu yang paling tepat adalah metode Tamtsil alias perumpamaan. Tujuannya dari hal ini agar si pembaca,atau sipendengar selain memahami, juga diajak untuk melibatkan pemikiran dalam memvisualkan sesuatu yang dibahas.selain dari pada keindahan tata bahasa, tamtsil juga digunakan sebagai cara untuk menguatkan ingatan pembaca.

"Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin lemah. Bersemangatlah terhadap yang memberi manfaat kepadamu, berlindunglah kepada Allah dan jangalah merasa lemah" (H.R. Muslim)

Makanya Admin di sini aka memberikan gambaran contoh teks khutbah jumat singkat tentang lima macam hiasan dunia dengan salah satu tanaman yang bisa membawa manfaat bagi kehidupan manusia, ketika kita merasakan butuhnya kesalah satu tanaman tersebut pasti kita akan merawatnya semaksimal mungkin, walau pun dalam keadaan bagaimana pun juga, begitu juga manusia butuh atas pertolongan Alloh maka kita harus benar-benar melindungakan diri kepada Alloh SWT.

Teks Khutbah Jum'at Singkat Tentang Lima Macam Hiasan Dunia

KHUTBAH PERTAMA 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُه

الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْن نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ باِللهِ مِنْ شُرُوْرِ أنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيِّئَاتِ اَعْمَالِناَ مَنْ يَهْدِى اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَه وَ مَنْ يُضْلِل فَلاَ هَادِيَ لَه

اشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه اَرْسَلَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَ نَذِيْرًا بَيْنَ يَدِى السَّاعَة

مَنْ يُطِيْعُ اللهَ وَ رَسُوْلَه فَقَدْ رَشَدَ وَمَنْ يُعْصِيْهٍمَا فَإنَّهُ لا يَضُرُّ إلاَّ نَفْسَه وَلاَ يَضُرُّاللهَ شَيْئاً

اللّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد وَ عَلىَ آلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإحْسَان إلَى يَوْمِ الدِّيْن

أمَّا بَعْدُ :

فَاُوْصِيْكُمْ وَ إيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتْقَىَ وَ خَابَ مَنْ طَغَى

أعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَحِيْمِ

يَا أيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا إتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَ تَمُوْتُنَّ إلاَّ وَ أنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

صَدَقَ اللهُ العَظِيْمُ


Marilah kita selalu berusaha meningkatkan mutu taqwa kita terhadap Alloh SWT dan ini hendaknya kita lakukan setiap saat dan waktu. Sebab kita sebagai manusia mempunyai kecenderungan untuk meluncur dari makom yang tinggi yang telah kita capai kepada makom yang lebih rendah jika kita tidak selalu mawas diri. Kita bisa melihat sendiri betapa banyaknya orang -orang yang asalnya terbilang orang baik-baik lantas menjadi jahat.Tentang proses peluncuran ini Alloh SWT menggambarkan tingkah lakunya orang tersebut dalam salala satu ayat:
وَإِذَا مَسَّ الإنْسَانَ الضُّرُّ دَعَانَا لِجَنْبِهِ أَوْ قَاعِدًا أَوْ قَائِمًا فَلَمَّا كَشَفْنَا عَنْهُ ضُرَّهُ مَرَّ كَأَنْ لَمْ يَدْعُنَا إِلَى ضُرٍّ مَسَّهُ كَذَلِكَ زُيِّنَ لِلْمُسْرِفِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ ( ١٢)١٢

Artinya: Dan apabila mengenai kepada manusia kesusahan, ia berdo'a memanggil kami sambil berbaring atau duduk atau berdiri, maka tatkala kami hilangkan kesusahannya, ia berjalan (melanggak lenggok) seolah-olah ia tak pernah berdo'a kepada kami untuk menghilangkan kesulitan yang pernah menimpahnya(Yunus:12).

Begitulah tingkah orang yang sedang meluncur, sewaktu di timpa bahaya dan kesulitan ia berdo'a: Ya Alloh jika engkau melepaskan kami dari bahaya ini, kami bejanji akan menjadi orang baik-baik.Setelah do'anya dikabulkan Alloh benar ia bersyukurdan jadi orang baik-baik.Akan tetapi setelah berjalan beberapa waktu, setelah ia sampai ketempat yang aman dan tentram serta sudah merasa bisa berjalan sendiri tiba-tiba ia meluncur. Meluncur jadi orang yang lupa saja pada Alloh, perintah agama ia tolak dan laranganya ia langgar.Dia lupa bahwa yang menghilangkan kesusahan dulu itu ialahAlloh.Dan hal ini tidak hanya terjadi pada perseoranga, masyarakat pun bisa mengalami proses peluncuran ini.

MA'AASYIOL MUSLIMIN ROKHIMA KUMULLOOH.

Kemudian untuk menjaga agar kita dan masyarakat tetap padamakom atau darzat yang sudah kita peroleh dan tidak mengalami peluncuran, maka disini kami kemukakan satu metaphore yang diberikan Rosululloh SAW.

Nabi bersabda:

اَلدُّنْيَا بُسْتَانٌ تَزَيَّنَتْ بِخَمْسَةِ اَشْيَاءٍ: عِلْمِ الْعُلَمَاءِ وَعَدْلِ اْلاُمَرَاءِ وَعِبَادَةِ اْلعُبَّادِ وَاَمَانَةِ التُّجَّارِ وَنَصِيْحَةِ الْمُحْتَرِفِيْنَ

Artnya: Dun'ya ini ibarat satub kebun, dihiasi dengan lima macam hiasan.
1. Ilmu orang yang berilmu, cerdik pandai.
2. Keadilan orang yang memegang kekuasaan.
3. Ketertiban ibadah hamba Alloh yang beribadah.
4. Kejujuran para pedanggang dan pengusaha.
5. Kedisiplinan para kariyawan (dipelbagai lapangan).

Jadi Nabi SAW mengibaratkan masyarakat dunia ini sebagai satu kebun adapun bunganya yang indahdan berwarna warni itu ialah para ulamaatau cerdik pandai, para pengusaha, para mu'min yang beribadah, para karyawan, para pedagang dan pengusaha.

Nabi melanjutkan:

فَجَاءَ إِبْلِيسُ بِخَمْسَةِ اَعْلاَمٍ وَاَقَامَهَا بِجَنْبِ هذِهِ اْلخَمْسِ فَجَاءَ بِالْحَسَدِ فَرَكَزَهُ بِجَنْبِ الْعِلْمِ وَجَاءَ بِالْجُوْرِ فَرَكَزَهُ بِجَنْبِ الْعَدْلِ وَجَاءَ بِالرِّيَاءِ فَرَكَزَهُ بِجَنْبِ الْعِبَادَةِ وَجَاءَ بِالْخِيَانَةِ فَرَكَزَهُ بِجَنْبِ اْلاَمَانَةِ وَجَاءَ بِالْغَشِّ فَرَكَزَهُ بِجَنْبِ النَّصِيْحَةِِ

Artinya: Maka datanglah Iblis dengan lima bendera, lalu dikibarkannya lima bendera itu di samping hal-hal yang lima tadi.
1. Maka ia (iblis) datang membawa bendera hasud ditanamkannya di sebelah ilmu alim ulam dan cerdik pandai.
2. Dan ia datang membawa bendera kedzaliman dipancangkannya disebelah keadilan para penguasa. 3. Dan ia datang dengan bendera riya' dikibarkan disamping orang yang beribadah.
4. Dan ia datang dengan bendera khianat disisipkannya disebelah kejujuran para saudagar dan pengusaha.
5. Dan ia datang dengan bendera inkar dipasangkan di sebelah disiplin para karyawan.

HADIRIN MA'AASYIROL MUSLIMIN ROHIMAKUMULLOOH.

Akan aman dan damailah suatu masyarakat selama yang lima tadi tidak terpengaruh dengan bendera-bendera iblis la'natulloh.Maka dari peringatan Nabi ini ialah kita harus menyadari benar-benar, bahwa tiap-tiap kelebihan sesuatu apapun pada diri kita, baik berupa ilmu pengetahuan atau berupa kekayaan atau berupa kekuasaan itu semua adalah amanat dari Alloh yang wajib kita gunakan sesuai dengan norma-norma ilahi yang memberi amanat demi untuk keselamatan dan kesejahtraan sesama manusia.Dan atas penggunaan itu masing-masing kita tidak bisa melepaskan diri dari pertanggung jawaban di dunia ini kepada sesama manusia dan di akherat nanti kepada Alloh SWT. Inilah sikap jiwa seorang muslim sebagai penjelmaan dari perasaan iman yang ada pada dirinya sendiri.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَلَّ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ
تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Itulah teks khutbah jum'at tentang"lima macam hiasan dunia" semoga bermanfaat demi meraih kebahagiaan dunia akherat.Begitu juga kami sajikan khutbah jum'at tentang isra mi'raj, maulid Nabi, nisfu sya'ban dan masih banyak lagi yang lainnya. Semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Contoh Teks Pidato Singkat Perpisahan Sekolah Kelas 6 Terbaru 2017

Pidato Perpisahan Sekolah Kelas 6 Terbaru 2017 - Pidato adalah merupakan salah satu cara penyampaian/pengungkapan pikiran secara lisan dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak. Kegiatan berpidato disebut orasi. Adapun orang yang berpidato disebut orator. Tujuan pidato adalah untuk menyampaikan gagasan.

Selain itu, pidato juga mempunyai tujuan untuk membujuk atau menyampaikan informasi yang ada, memberikan hiburan dan memberikan perintah. Pidato singkat adalah bentuk komunikasi satu arah. Dalam berpidato diperlukan kemahiran dasar, antara lain: mampu mengungkapkan pikiran secara lisan dengan lancar, menguasai retorika atau gaya berbicara dengan bahasa yang baik dan benar, dan memiliki keberanian tampil di muka umum.

Dengan demikian maka kami disini akan menyajikan Contoh Teks Pidato Singkat Perpisahan Sekolah Kelas 6 Terbaru, guna untuk membantu kelancaran bagi anak-anak sekolah dasar yang akan melaksanakan perpisahan sama Kepala sekolah serta staf-stafnya juga sama teman-teman yang selama itu kita bersama-sama menimba ilmu dari Bapak Ibu guru yang ada di sekolah kita itu.

Contoh Teks Pidato Singkat Perpisahan Sekolah Kelas 6

Bapak Ibu Guru serta orang tua wali dan semua yang hadir ditempat ini yang kami hormati.

Tiada ungkapan kata yang paling indah yang hendak di ungkapkan di awal pembicaraan, tiada syair yang paling menawan yang mampuh menggugah setiap insan kecuali panjatkan puji kehadirat Ilahi rabbi, puja kepada yang maha kuwasa dan syukur kepada dzat yang maha ghafur yang telah memberikan kekuatan kepada kita sehingga kita dapat berkumpul bertatap muka bertemu pandang dan saling mendekatkan diri sesama Insan Islam di tempat yang berbahagia ini.

Shalawat dan salam semoga Alloh tetap limpahkan kepada junjunan alam pahlawan revolusi Islam empat abad yang silam Rosul pembawa risalah kebenaran, Rosul pembawa hakikat keadilan dan Rosul yang akan memberi safaat nanti di hari kiamat habibana Muhammad SAW.

Dalam kesempatan kali ini, ijinkanlah kami akan menyampaikan beribu-ribu ucapan terima kasih kepada Bapak dan Ibu dewan guru semua. Alhamdulillah berkat bimbingan Bapak dan Ibu sekalian, kami dan rekan-rekan semuanya bisa menjadi seperti ini. Terutama kami pada saat ini bisa membaca, bisa menulis, bisa menghitung dan bisa belajar untuk menjadi manusia yang sesungguhnya.

Dengan jernih payahnya , engkau membimbing kami. Tidak ada kata bosan, lelah tapi tetap Ibu dan Bapak guru selalu sabar menghadapi tingkah polah kami yang kadang membuat jengkel. Maafkan kami semuanya. Jasa Ibu dan Bapak guru tidak akan pernah kami lupakan sepanjang hidup kami. Karena tanpa bimbingan kalian semua, apalah arti diri kami semua.

Untuk teman-temanku semua, ini adalah hari perpisahan kita di SD ini. Memang berat rasanya untuk berpisah karena setiap hari kita selalu bersama. Bermain bersenda gurau. Tertawa. Bercanda. Sungguh, semua kenangan itu tidak akan pernah terlupakan dihati kami.

Tapi ini semua adalah sudah merupakan taqdir Ilahi yang tidak akan kita pungkiri, denga adanya perpisahan ini semoga termasuk dalam kata gori " laisal firoq bilfiroq walakinnal firoq bilmahabbah" Perpisahan ini bukanlah merupakan perpisahan selama-lamanya melainkan perpisahan ini adalah supaya lebih menanamkan rasa kasih sayang diwaktu yang akan datang.

Walaupun hari ini kita berpisah, marilah tetap kita jaga persaudaraan ini hingga kapanpun. Kalian semua adalah teman-teman terbaik.

Kepada Bapak dan Ibu Orang tua dan wali murid sekalian. Inilah anakmu. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya disana-sini. Bimbinglah kami dengan sabar dan tiada henti. Kami masih perlu bimbinganmu. Kami masih perlu kasih sayangmu. Didiklah kami sehingga menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, agama, bangsa dan negara.

Ibu Bapak guru dan semua orang tua wali murid yang hadir ditempat ini mungkin itulah yang dapat Kami sampaikan.

Kalau ada lebih di harta boleh Bapa numpang makan
kalaulah ada salah dikata Sudilah semua memaafkan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Demikianlah Contoh Teks Pidato Singkat Perpisahan Sekolah Kelas 6 Terbaru 2017, begitu juga kami sajikan pidato singkat berbakti Kepada orang tua, Contoh Teks Pidato Singkat Tentang Syukur Nikmat, Contoh Pidato Singkat Tentang Pendidikan Nasional, dan masih banyak lagi yang lainnya makanya terussajaupdate disini. Semoga ada manfaatnya bagi kita semua terutama bisa jadi motivasi bagi anak-anak kita sebagai generasi yang akan datang.

Contoh Pidato Anak SD Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW adalah merupaka sebagian dari pada penyambuta hari besar islam (PHBI) maka denga itu kita sebagai ummat Islam seharusnya untuk memeriahkan hari besar itu dengan berbagai macam kegiatan keagamaan, misalnya mengadakan pawai ta'aruf, mengadakan perlombaan-perlombaan yang sifatnya religius islami.

Bahkan Sudah menjadi agenda di setiap sekolah-sekolah ketika tiba bulan rabiul awwal  dengan kata lazimnya adalah bulan mulud diadakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Nah untuk itu bagi para siswa anak sekolah bila mana kita mendapat tugas dari Bapak Ibu guru untuk ikut mengisi acara tersebut maka Admin disini sengaja membuat artikel yang berjudul "Contoh Pidato Anak SD Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW"  guna membantu mempermudah pencarian tema dalam acara tersebut.

Yuk kita perhatikan salah satu contoh pidato singkat ini untuk para femula bagi anak-anak sekolah dasar yang biasa di rayakan dalam satu tahun sekali pada acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW seperti yang kami sajikan dalam artikel di bawah ini:

Contoh Pidato Anak SD Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَوَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْد


Bapak Ibu guru, tamu undangan dan teman-teman yang saya cintai

Alhamdulillah wasyukurillah, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah swt. Karena atas kuasanya kita bisa berkumpul, bertatap muka/bermuajahah ditempat ini.

Shalawat beserta salam senantiasa terlimpahkan pada suritauladan umat manusia, yang membawa  jaman jahiliyyah ke era penuh cahaya. Tiada lain; yakni habibana, wanabiyyana, Muhammad Sallalahu Alaihi Wasalam

Tentu kita semua tahu tentang kelahiran Nabi Muhammad SWA adalah merupakan rahmat bagi seluruh alam, Karena Rasulullah saw memiliki sifat yang sangat mulia yang patut untuk kita teladani. sebagai mana Alloh Berfirman dalam Qs Al-Anbiya ayat 107:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya disini akan coba membahas tentang ‘4 sifat Rasulullah saw yang sudah tertanam semenjak ia kecil dan patut untuk kita tiru’

Pertama, Rosululloh SAW memiliki sifat Shiddiq artinya benar. Bukan hanya perkataannya saja yang benar, melainkan perbuatannya pun juga benar. Beliau dalam perkataany tidak pernah sedikitpun berkata bohong, seperti halnya ketika beliau berdagang. Tidak pernah beliau menipu pembeli. Sehingga pembeli merasa nyaman dan aman ketika membeli dagangannya, dan masih banyak contoh yang lainnya.

Yang kedua, Amanah artinya dapat dipercaya. Lawan dari amanah adalah khianat. Sifat ini sejak kecil dimiliki oleh Nabi. Karena sifat amanahnya ini Nabi dipercaya menggembala kambing milik paman dan tetangganya. Juga dipercaya membawa barang dagangannya.

Yang ketiga, Tabligh artinya menyampaikan. Segala firman Allah SWT yang ditujukan oleh manusia, disampaikan oleh Baginda. Tidak ada sedikit pun yang disembunyikan. meski itu menyinggung Nabi.

Yang ke empat, Fathonah artinya Cerdas. Mustahil Nabi itu bodoh atau jahlun. Dalam menyampaikan 6.666 ayat Al Qur’an kemudian menjelaskannya dalam puluhan ribu hadits membutuhkan kecerdasan yang luar biasa.Nabi harus mampu menjelaskan firman-firman Allah kepada ummatnya sehingga mereka mau masuk ke dalam Islam. Nabi juga harus mampu berdebat dengan orang-orang kafir dengan cara yang sebaik-baiknya.

Begitu mulianya  Rasulullah Saw yang dapat dijadikan contoh/tauladan bagi kita semua. Mudah-mudahan kita dapat mencontohnya dalam kehidupan sehari-hari. Amiin.Akhir kata dari saya dicukupkan sekian saja.
Wassalaamu’alaikum warahmatullaahiwabarakaatuh

Begitilah yang dapat Admin publikan dalam artikel ini mengenai  Contoh Pidato Anak SD Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW , seperti sebelumnya kami telah menyajikan pidato singkat perpisahan murid kelas 6 semoga dengan adanya artikel ini menjadi bahan untuk akan-anak kita dalam belajar pidato didepan orang banyak.

Contoh Teks Khutbah Idul Fitri Tanda Anak Shaleh Dalam Bahasa Sunda

Contoh Khutbah Idul Fitri.Sebentar lagi hari Raya Idil Fitri akan segera tiba, yang mana umat Islam diseluruh dunia sangat menanti atas kedatangannya, sebagai fakta yang dapat kita lihat utamanya pada kaum hawa dari mulai tanggal dua puluhan ramadhan telah bersiap-siap dengan mengada-ngadakan berbagai macam makanan, pakaian dan lain sebagainya yang serba baru untuk memeriahkan Hari Raya Idil Fitri.

Sedangkan untuk para khatib yang dipersiapkan selain dari pada pakian yang serba baru, yang paling utama adalah teks khutbah. Nah untuk itu bagi para khatib jangan merasa susah mencari materi apa yang akan di sampaikan kepada para mustamiin walmustamiat, ternyata Saya disini telah bisa membantu sedikit beban para khatib yaitu dengan menyediakan contoh Khutbah Idul Fitri bahasa sunda

Jadi pada intinya bagi para khotib  yang akan melasanakan khutbah sebelumnya sudah mempersiapkan materi yang akan di jadika tema dalam khutbah, makanya kami di sini telah menyajikan bahan untuk para khotib yang akan melaksanakan hutbah pada hari raya idul fitri seperti di bawah ini:

Contoh Teks Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda Singkat

اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ كُلَّمَا هَلَّ هِلاَلٌ وَاَبْدَرَ اللهُ اَكْبَرْ كُلَّماَ صَامَ صَائِمٌ وَاَفْطَرْ اللهُ اَكْبَرْكُلَّماَ تَرَاكَمَ سَحَابٌ وَاَمْطَرْ وَكُلَّماَ نَبَتَ نَبَاتٌ وَاَزْهَرْوَكُلَّمَا اَطْعَمَ قَانِعُ اْلمُعْتَرْ. اللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَ للهِ اْلحَمْدُ. اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى جَعَلَ لِلْمُسْلِمِيْنَ عِيْدَ اْلفِطْرِ بَعْدَ صِياَمِ رَمَضَانَ وَعْيدَ اْلاَضْحَى بَعْدَ يَوْمِ عَرَفَةَ. اللهُ اَكْبَرْ (3×) اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمَلِكُ اْلعَظِيْمُ اْلاَكْبَرْ وَاَشْهَدٌ اَنَّ سَيِّدَناَ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الشَّافِعُ فِى اْلمَحْشَرْ نَبِيَّ قَدْ غَفَرَ اللهُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ. اللهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ اَذْهَبَ عَنْهُمُ الرِّجْسَ وَطَهَّرْ. اللهُ اَكْبَرْ.

 اَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَاللهِ اِتَّقُوااللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
 

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ


Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Cunduk waktu nu di tunggu-tunggu, sapagodos waktos anu di antos-antos, pasini wanci anu di anti-anti, kabingah anu bungangah, sarta kagenah manah datang nepangan urang sadayana nyaeta “Idul fitri”. Margi salami sasasih ramadhan, urang mancuhken kuda-kuda taqwa, nguatken jurus kaimanan, nampanan panarajang serangan syaetan, ngabendung padungdung hawa napsu, ngepesken kalayan nyingcetken kamaksiatan, Alhamdulillah tiasa di atasi urang aya dina kamenangan, saum romadhan cumpon, shalat fardu, shalatsunat teu kaliwat, tadarusan qur’an satamatan, zakat fitrah kabayar punah.

اللهُ اكبَرُ- اللهُ اَكْبَرُ- اللهُ اكبَرُ لااِلهَ الااللهُ وَاللهُ اكبَرُاَللهُ اكبَرُ وَللهِ الحَمْد


Saum ramadhan mangrupiken ujian fisik sareng mental, ker ngukur barometer kimanan urang, kangge ngabentenken mana inten mana berlian, mana perak mana emas, mana nu asli mana nu imitasi, mana nu taat mana nu maksiat. Sadayana nyata tiasa ka uninga ka tembong kubalarea nilai individu tiap jalmmi terutami ku dirina masing-masing.

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ


‘Alloh rek nguji ka aranjen, saha diantara aranjen anu pang saena amal”

Allohuakbar 3x
Saum ramadhan sarana latihan anu pinuh ku pendidikan , upami dikali, ditaliti, diselidiki  meuhpeuy leubeut ku buah pituah papatah anu barokah,alaeun urang umat islam. Rambay alaeunnana sangkan kengeng hasil anu muceukil, ulah nihil, anu deket urang beungkeut,anu anggang urang taekan, anu jauh urang ajul kalayan ngangge gantar kaimanan sareng kataqwaan, kengge modal ngagolangken hirup urang, sangkan aya dina kasuksesan memperjuangken hirup jangka pendek didun’ya, demi ngahontal hirup jangka panjang di akherat engke, sakumaha tujuan anu ngancik tinaleuleumbutan urang.

اللَّهُمَّ آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ


Di dun’ya kengeng kasaean, di akherat kengeng kasaean, bari salamet di jaga tina seneu neraka.

Allohuakbar 3x
Mangga gera emutan nostalgia saumurang sadayana, geuning ngosongken beteung teh lapar, dahaga, leuleus, lungse teu aya tangan pangawasa, cacakan urang mah ngan sakadar ngeserken kabiasaan, anu kawit neda enjing-enjing dieserken jidi janari, neda sonten dieserken jante magrib. Deudeuh teing dulur urang anu miskin anu fakir anu yati, anu sadidintenna nahan ;lapar, tuang sore isuk henteu, isuk ngabubur sore nganggur, ngesian patuangan sakaparan-paran kumaha mendakna bae, anggean belel pinuh ku tatambalan, kulem dimana bae dugna da tegaduh padumukan, mamah dikolong jembatan ngangge amparan koran.

Komo upami ngemutan nasib anak yatim anu tos dikantunken ku Ibu ramana,atanapi salasahijina, kacida Pikawatirenana, boro-boro kerkokobot pendidikan ker jajan oge seuseut seuat, kabayangken kurat karetna kahirupan, unggal dinten ngalimba ngembay cai soca emut kanu tos teu aya, ieu teh belaaneun urang,emutanan urang.

أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ(1) فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ (2) وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ(3)


“Kaleubeut jalma anu ngabohongken kana agama, anu ngantep ka anak yatim teu mirosea ka fakir miskin, dugi kamantenana hirup kadungsang dangsung teu aya anu melaan.

Allouakbar 3x
'Idul fitri kasempatan kangge nyaliksik diri nyiaran badan bilih urang kamalinaan, romaos urang teh lamokot kudosa, jeblog ku kasalahan, seueur laku anu teu saluyu, lampah anu teu meureunah, nukang nonggong jeng papago, nyengsar tina atikan agama urang, boh dosa anu langsung ka Alloh, atanapi dosa anu aya patula patali jeung papada urang. Kasempatan anu hade ker nyuciken diri urang, hayu urang tarobatan, sing yaqin Alloh lautan hampura, gede keneh hampura Alloh di bandingken jeng dosa urang, gede keneh kanyaah Alloh di bandingken jeng kaburaongan urang, Alloh baris ngahampura kamahluqna anu tobatanu niat rek babalik pikir.

Innalloha yaqbaluttaubatal mudznibiin. “Saestuna Alloh baris ngahampura kana tobatna jalma-jalma anu berdosa”.

Allohuakbar 3x
Piken nyampurnaken kasucian awak urang tina rereged kasalahan jeung papada urang. Idul Fitri angge kasempatan silahturrahmi sakantenan silih lubarken dosa jeng papada urang sangkan ulah janten gantar kakaitan, engke di poe qiyamah, gera silih hampura jeng batur sakasur, jeng batur sasumur, jeng batur salembur, jeng dulur-dulur. Kahade payunken ka Ibu rama anu masih keneh aya, margi sareatna moal aya urang mun teu aya Ibu rama, singembut indung anu ngandung dugi kasalapan bulan, saripati anu aya dina salirana disadap ku urang salami dia tahun lamina. Bapa anu ngayuga toh pati banting tulang neangan bekel kangge hirup urang.

Allohuakbar 3x
Mangga gera galih waktos cai ibu subuh nyulusup kan awak sakujur, sora adzan hawar-hawar kadangu tinu katebihan, hiliwir angin sumelir mere pirasat, harita indung urang ngusial karasa patuangan, Bapa lumpat ti buburinjat di saksian ku bulan sapasi, rek neang indung berang. Sing embut ! basa ema makalangan nyesaken nyawa dina tungtung socana, harita ema adug lajer lolongseran guyang getih, ti kekereket ngaluarken tanaga anu rohaka bari luut leet ku kesang. Kesang gede kesang leutik kaluar masehan salira. Pasrah sumerah kana kaayaan antara hirup sareng maot, hate ngawur tagiwur, di barengan ku rasa paur, kucap kicep jeng ramisak cai panon, nyambat ngajerit kaurang sing gera lahir kadun’ya nambah eusi hate buah panyilekan. Bungah bungangah teu aya hinggana ngabageaken urang medal ka dun’ya bari mulus banglus sampurna salamet.

Allohuakbar.3x
Asa enggal keneh urang ku ema jeng kubapa di bawa leuleumpangan lalayaran ancrub tina kahirupan, bari di siram ku wiwihan kanyaah jeubeuk ker urang, beurang jadi carita, peting jadi impian, mun urang galinggeng paranas tiris, dampalan panangang ema jeng bapa silih gantian nyabakan tarang urang, manah ema jeng bapa motah rongkah pinuh ku kahariwang jeng kamelang, cai soca ramisak caah ngagoah ngadu’a sangkan urang waluya, teuteup deudeuh meuweuh ngagaleuh beungkeut geugeut lir gula jeng peueut, keclak kacintaan ema jeng bapa seueur kacida, euweuh handeuleum keur neundeun teu aya hanjuang piken panundaan. Wabilwalidaeni ihsanaa. “Sareng kanu janten ibu bapa kedah midamel kasaean”.

Allohuakbar 3x
Bagja kacida kanu masih gaduh keneh Ibu rama, usum lebaran tiasa sasalaman patarema panangan bari nyuhunken di hapunten bebeakan, nyuhunken jiad pidu’a ti duanana, tapi piken jalmi anu tos teu gaduh ibu rama tos mayunan mulih karohmatulloh tos aya di alam barjah, mun bati kabita bari hate ngagerentes, mun ema jeng bapa aya keneh, rek sasalaman bari di rangkulan jeng diciuman, rek bebeakan nyuhunken jiyad pidu’a ti marantena.

Allohuakbar 3x
Ayena ema jeng bapa geus aya dina angkeredong sangkeredong, aya dijero quburan, anu boa teuing jasadna tos seep di gayeman ku sasatoan, anu aya kantun tulang talengna, mun emut ka ema jeng kabapa paling jiarah nyaksian tutunggul kuburanana, tawis ciri wanci titimangsa yen didinya aya quburan ibu sareng rama anu berjasa. Malih asa kabayangken keneh dina emutan urang waktos ibu rama urang ngajolopong dina jero pasaran bari di garotong kuopatan, teras di leubeutken kana jero kuburan bari di rurub ku taneh bereum. Deudeug pangadeugna, pamenteuna, rindat socana,kanyaahna, kadeudeuhna, kabayangken bae teu acan leler dina emutan.

Allohuakbar 3x
Hate ratug tutunggulan, gumulung ngagulung ku rupa-rupa pertanyaan, anu hamo teu aya jawabanana, kumaha nasib ema jeng bapa di jero quburna?Kainggis karisi kamelang jeng kahariwang anu malang dina emutan, sok sieun ema jeng bapa aya dina katalangsaraan, nandangan siksa dijero quburna bari urang teu bisa melaanana .

Ema! Bapa ! Ieu abdi seja jiarah nepangan, nuju naon ema sareng bapa ayeuna? Naha ema sareng bapa teh bagja atanapi cilak? Nuju bingah atanapi nuju sedih? Nuju di rohmat atanapi disiksa? Eta pisa patarosan anu hamo teu aya pisan jawabanana.

Duh gusti pangeran abdi, hapunten dosa perdosa pun biang sareng pun rama, tetepken iman islamna, tampi amal ibadahna, caangken legaken quburna. Duh gusti pangeran abdi salametken pun biyang sareng pun bapa. Jait tina katalangsaraan sareng kasedihna, kucuran ridho, rohmat,sareng magfiroh, jantenken ku gusti pun biang sareng pun bapa ka golongan ahli surga. Tepangken abdi sareng pun biang sareng pun bapa engke diakherat bari aya dina kasalametan.

Allohuakbar 3x
Pamungkas carios ti simkuring dana raraga khutbah 'Idul fitri  nyanggaken” ja’alallohu minal ‘aidin walpaijin walmaqbulin taqobbalallohu minna waminkum shiyamana washiyamakum wakullu ‘amin antum bikhoirin”.

Itulah yang dapat Admin sampaika mengenai contoh teks singkat khutbah Idil Fitri bahasa sunda  begitu juga kami sajikan khutbah Idul Adha singkat semoga ada manfaatnya bagi kita semua dan kita bisa mengambil hikmahnya dari pada isi khutbah tersebut.

Contoh Pidato Singkat Tentang Pendidikan Nasional

Contoh Pidato Singkat Tentang Pendidikan Nasional. Pidato adalah merupakan suatu hal yang penting bagi kita semua, karena dengan adanya pidato kita bisa menambah ilmu dan wawasan, sebagai mana yang dibicarakan oleh seorang penceramah karena pidato yang baik dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengarkannya. Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan publik / umum dapat membantu untuk mencapai jenjang karir yang baik.

Makanya seorang penceramah / da'i sebelum naik kepodium itu sudah benar-benar menguasai semua isi dari tema yang nanti akan di bicarakan didepan umum, dengan tujuan supaya segala apa yang dibicarakan nanti benar-benar bisa dapat dimengerti oleh orang banyak disekitar kita.

Dengan hal seperti itu maka Admin disini akan sedikit memberikan contoh teks pidato singkat yang mengarah pada materi pendidikan dengan tema "Contoh pidato singkat tentang pendidikan nasional", karena pendidikan menurut saya merupakan suatu hal yang sangat penting untuk menunjang suasana kehidupan kita ini, terutama untuk jaman sekarang yang sangat modern harus benar-benar menguasai pendidikan baik pendidikan agama maupun pendidikan umum.

Contoh Pidato Singkat Tentang Pendidikan Nasional

Assalaamu'alaikum Wr Wb.
Ibu Bapak Guru yang saya hormati juga semua rekan seperjuangan yang saya cintai.

Kita lahir kedunia ini dalam keadaan sama tidak ada yang pintar, bodo, kaya, miskin dan lain sebagainya. sebagai mana Alloh berfirman:

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (78)


Artinya:Dan Allah mengeluarkan kamu dariperut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun. Dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati agar kamu bersyukur. (16: 78)

Dalam kandungan ayat ini Alloh mengisyaratkan bahwa khas manusia yang paling penting dan paling bernilai, yakni kemampuan berpikir dan mencerna sesuatu. Allah berfirman, ketika kamu lahir dari perut ibumu, kamu tidak mengetahui sesuatu pun dan apa yang kamu ketahui saat ini dicerna dengan bantuan mata, telinga dan akal yang Alloh berikan kepada kita. Lalu mengapa kalian tidak mensyukurinya?

Ibu Bapak Guru yang saya hormati juga semua rekan seperjuangan yang saya cintai.

Maka dengan demikian kita supay bisa memiliki kemampuan berpikir dan memiliki pencernaan yang positif maka carilah ilmu sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW:


طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ


Tholabul 'ilmi faridhotun ala kulli muslimina wal muslimatin.

'Mencari ilmu itu wajib bagi semua orang muslim dan muslimat'. Konteks 'mencari ilmu' disini dalam arti konteks yang luas, bukan terbatas pada sekolah formal, akan tetapi mencari ilmu untuk kehidupan duniawi dan ukhrowi.

Islam sangat menganjurkan agar umatnya menjadi pandai sehingga diwajibkan belajar sepanjang masa walaupun sampai di negara lain yang amat jauh sekalipun. Seperti sabda nabi:

ﺍﻃْﻠُﺒُﻮْﺍ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢَ ﻭَﻟَﻮْ ﺑِﺎﻟﺼِّﻴْﻦِ


UTH-LUBUL ‘ILMA WALAU BI SHIN,
“Carilah ilmu sekalipun di negeri Cina.”

Kalau main gitar pakai akar kedongdong Kalau mau pintar belajar dulu dong. Aqulu Qouli hada, Assalamu’alaikum Wr Wb.

Itulah yang dapat Admin sampaikan"pidato singkat tentang pendidikan nasional" Semoga ada manfaatnya bagi kita semua. Begitu juga Pidato singkat cinta lingkungan contoh pidato singkat tentang pendidikan sekolah, pidato hari pendidikan nasional untuk sd,contoh pidato hari pendidikan nasional untuk sekolah dasar, pidato hari pendidikan nasional 2018, pidato tentang hari kartini, contoh pidato dalam pendidikan, pidato hardiknas 2018 dan pidato hari pahlawan singkat semoga bermanfaat bagi ita semua.