Kumpulan Khutbah, Pidato, Niat, Sholat dan Doa

Loading

Khutbah Jumat Singkat Bulan Puasa Ramadhan Membentuk Masyarakat Islami

Khutbah Jumat Singkat Puasa Ramadhan Membentuk Masyarakat Islami. Khutbah adalah merupakan salah satu dari pada  syarat jumat, maka oleh karena itu barang siapa yang melaksanakan shalat jumat tidak pakai khutbah maka shalat jumatnya tidak syah, dan juga  khutbah itu mempunyai syarat dan rukun, maka sebagai khatib bila mana berkhutbah jangan sembarangan khutbah tapi harus memenuhi syarat dan rukunnya.

Adapun syarat khutbahnya itu ada 10 diantaranya: Bersuci dari dua hadats, Suci dari najis baik pakaiannya, badanya dan tempatnya, Menutupi aurat, dilaksanakannya Sambil berdiri bagi orang yang mampuh, Duduk diantara khutbah dua, Terus menerus antara dua khutbah, Terus menerus antara khutbah dan shalat jumatnya, Menggunakan bahasa arab, Harus kedengaran oleh orang yang termasuk syarat jumat, dan yang terakhir Dilaksanakannya pada waktu dzuhur.

Sedangkan untuk Rukun khutbah ada lima diantaranya: Membacakan puji syukur kepada Alloh SWT, Baca Shalawat atas Nabi Muhammad SAW, Wasiat dengan takwa, pada khutbah kesatu dan kedua, selanjutnya Menbaca salah satu ayat dari al-Quran pada salah satu khutbah kesatu dan kedua namun kalau dua-duanya dibacakan ayat itu tidak apa-apa (Syah) dan yang terakhir Mambacakan doa untuk muslimin dan muslimat (Laki-laki/Perempuan), itulah syarat dan rukun khutbah, maka kami disini akan memberikan salah satu contoh Khutbah Jumat Bulan Ramadhan membentuk masyarakat Islami, semoga bermanfaat.

Khutbah Jumat Singkat Puasa Ramadhan Membentuk Masyarakat Islami

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْـمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ, وكُتِبَ عَلَيْنَا الصِّيَام اَلَّذِى هُوَ رُكْنٌ مِنْ أَرْكَانِ اْلاِسْلاَمِ, أَشْهَدُ أَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً أَدَّخِرُهَا لِيَوْمِ الزِّحَامِ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَلدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى دَارِ السَّلاَم. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وعَلَى آلِه وأصْحَابِهِ هُدَاةِ الأَنَامِ وَمَصَابِيْحِ الظُّلاَمِ. أمَّا بعْدُ, فيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهِ تَعَالَى بِفِعْلِ الطَّاعَاتِ وَتَرْكِ الأَثَامِ وَتَدْخُلُوْا جَنَّةَ رَبِّكُمْ بِسَلاَمٍ, وَقَالَ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Menyebarkan dan menegakan nilai-nilai yang islami dalam kehidupan di dunia ini itu adalah merupakan suatu yang harus kita miliki secara konkrit oleh setiap muslimin, langkah awalnya untuk menegakkan nilai-nilai Islami adalah membentuk manusia seorang muslim yang berkepribadian Islami. Dari pribadi-pribadi yang Islami inilah diharapkan lahirnya keluarga yang Islami pula, sehingga cepat atau lambat akan terwujud masyarakat yang Islami.

Berdasarkan al-Qur'an dan Hadits dapat kita simpulkan bahwa dengan melaksanakan puasa Ramadhan itu memiliki pengaruh yang sangat positif  bagi berkembangnya pembentukan pribadi yang Islami, hal ini karena ada beberapa pungsi dari ibadah puasa ramadhan yang amat terkait dengan mas'alah ini.

Kaum Muslimin Yang Berbahagia.
Sekurang-kurangnya ada enam pungsi utama Puasa Ramadhan dalam kaitan pembentukan pribadi dan masyarakat yang Islami,

Pertama puasa berpungsi sebagai pakaian taqwa, sehingga orang yang berpuasa biasanya sangat hati-hati dan penuh pertimbangan bila hendak melakukan sesuatu yang hendak dikerjakan itu bertentangan atau tidak dengan kehendak Alloh dan Rosul-Ny. Kehati-hatian orang yang berpuasa dalam melakukan sesuatu, itu seperti kehati-hatiannya orang yang memakai pakaian putih, karena bila dia sembarangan duduk di suatu tempat,bisa jadi pakaian itu cepat kotornya sehingga nempak kekotorannya,. Hal ini berarti orang yang berpuasa akan mencapai ketakwaan kepada Alloh SWT.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagai mana telah diwajibkan atas orang- orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.(al-Baqarah:183)

Kedua puasa juga berpungsi sebagai pelindung dari kemunkinan manusia melakukan kejahatan, apalagi di dalam Hadits Rosul menyebut puasa Ramadhan sebagai Junnah (perisai) yang membentengi dan melindungi manusia dari kemunkinan melakukan hal-hal yang tidak bena, apalagi setiap Muslim yang berpuasa memang harus mampuh mengendalikan diri, sehingga tidak begitu saja menuruti keinginan-keinginan yang tidak benar. Sebagai mana Rosul bersabda.

الصيام جنة. فإذا كان أحدكم صائما، فلا يرفث، ولا يجهل. فإن امرؤ قاتله، أو شاتمه، فليقل: إني صائم، إني صائم

Artinya: “Puasa itu adalah perisai, maka apabila seorang dari kalian sedang melaksanakan puasa, janganlah dia berkata rafats (kotor) dan jangan pula bertingkah laku jahil (sepert mengejek, atau bertengkar sambil berteriak). Jika ada orang lain yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya maka hendaklah dia mengatakan “Aku orang yang sedang puasa, Aku orang yang sedang puasa”. (Ini redaksi dari riwayat Imam Malik).

Jika masing-masing orang yang menjalankan ibadah puasa Ramadan ini mampuh menahan diri dari kemungkinan melakukan hal-hal yang tidak benar dalam pandangan Alloh dan Rosul-Nya niscaya akan terwujud masyarakat Islami yang kita dambakan.

Pungsi yang ketiga dari ibadah puasa dalam kaitan pembentukan masyarakat Islami adalah tradisi taqarrub ilalloh (mendekatkan diri kepada Alloh) karena dengan puasa seorang muslim dididik untuk selalu merasa dekat denga Alloh. ketika perasaan ini telah tumbuh di dalam diri seorang muslim, niscaya dia tidak akan berani menyimpang dari jalan Alloh. Pada dasarnya, seluruh peribadahan di dalam islam memang mendidik seorang muslim untuk selalu merasa di awasi oleh Alloh, namun ibadah puasa Ramadhan dengan segala rangkaian ibadah lainnya di bulan ramadhan ini lebih kuat lagi.

Bentuk-bentuk ibadah lainnya yang bisa mendekatkan diri kepada Alloh di bulan Ramadhan ini seprti sholat tarawih, sholat witir, memperbanyak baca al-Qur'an, i'tikap di masjid, memperbanyak shodaqoh dan lain sebagainya.

Hadirin Sidang Jumat.....
Pungsi ke Empat dari Puasa Ramadhan ini adalah mendidik ke ikhlasan seorang muslim dalam menjalankan segala bentuk amal perbuatan dan mengabdikan diri kepada Alloh. Karena dengan puasa khususnya puasa ramadhan ini tidak diketahui oleh orang lain, pada dasarnya seseorang bisa saja tidak berpuasa meskipu ndia mengaku berpuasa atau kelihatan seperti orang yang puasa. Oleh karena itu Alloh menyatakan bahwa puasa itu untuk-Ku sebagai mana rosul bersabda.

كُلّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْع مِائَة ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنُْ أَجْلِي لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Semua amalan bani adam akan dilipatgandakan, satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat hingga 700 kali lipatnya, Allah ta’ala berfirman, ‘Kecuali puasa sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, ia meninggalkan syahwat dan makannya karena aku, maka Aku yang akan membalasnya.’ Dan bagi orang yang berpuasa mempunyai dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-nya. Benar-benar mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih harum daripada harumnya misk.”

Tanpa keikhlasan puasa sangat berat untukdilaksanakannya. hal ini berarti setiap muslim dididik oleh Alloh untuk menjadi menjadi orang yang ikhlas dalam melaksanakan ajaran Islam guna untuk mencapai kebaikan dunia dan akherat.

Sidang Jumat yang di mulyakan oleh Alloh...
Kelima puasa juga mendidik muslim untuk disiplin dalam menjalankan ajaran agama Islam, hal itu terkandung dalam ibadah puasa yang meskipun seorang muslim telah begitu lapardan haus, dia tidak akan akan dan minum sebelum waktunya atau ketika sedang asik makn dan minum ketika sedang sahur, lalu sudah sampai waktu fajar, meskipun makan dan minumnya belum selesai, maka dia segera menghentikannya, inilah yang dimaksud dengan disiplin. Begitu pula bila sudah berbuka puasa yang meskipun terasa lelah dan ngantuk, kita tetap berangkat kemesjid untuk melaksanakan shalat isya, tarawih dan witirnya.

Keenam pungsi dari ibadah puasa ramadhan itu adalah sebagai pengukuh hubungan dengan sesama muslim. Hal ini memang kita rasakan dengan lebih banyaknya kita bertemu dimesjid dan mushala serta berbagai acara dengan sesama kaum muslimin. Lebih dari itu bahkan kesdaran berukhwah di perkokoh lagi dengan menunaikan kewajiban zakat yang mengandung hikmah tersendiri, serta pada saat hari raya idul fitri semuanya berkumpul sebagai ambang persatuan ummat Islam.

Dengan demikian amat terasa bahwa ibadah puasa ramadhan itu dari tahun ketahun memberi arti yang sangat penting dalam upaya mewujudkan masyarakat yang islami yaitu nsuatu masyarakat byang disiplin dan sungguh-sungguh dalam menyebarkan dan menegakkan ajaran Islam di muka bumi ini, semoga khutbah jumat singkat ini bermanfaat bagi kita semua.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعْنَا بِمَا فِيْهِ مِنَ البَيَانِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ، أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِجَمِيْعِ المُسْلِمِيْنَ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ


Itulah yang dapat kami sampaikan dalam artikel ini salah satu contoh Khutbah Jumat Singkat Puasa Ramadhan membentuk masyarakat Islami namun bukan cuma itu saja yang dapat kami buat tapi masih banyak yang lainnya seperti:Contoh Khutbah Jumat Ibadah Ramadhan, khutbah idul Fitri, Khutbah Jumat Singkat Selamat Datang Ramadhan, Khutbah Jumat Hikmah Isra Mi'raj Singkat, Khutbah Jumat Singkat Tentang Isra Mi'raj, Khutbah Jumat Singkat Tentang Sabar Menghadapi Ujian, Khutbah Jum'at Singkat Keutamaan Hari Jum'at, Khutbah Jumat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan masih banyak yang lainnya makanya terus Update disini.

Contoh Pidato Singkat Peringatan Isra Mi'raj

Contoh Pidato Singkat Peringatan Isra Mi'raj. Dengan adanya tema ini bagi kaum muslimin di seluruh jagat raya tentunya sudah tak asing lagi, karena peristiwa isra mi'raj itu adalah merupakan suatu sejarah terpenting bagi umat Islam yang sangat besar dan telah menjadikan suatu agenda tahunan dalam memperingatinya yaitu setiap tiba pada bulah rajab.

Dengan adanya peristiwa seperti itu makanya setiap umat islam ketika bulan rajab tiba maka pada sibuk untuk memeriahkan peringatan Isra mi'raj dengan berbagai macam kegiatan terutama mengadakan pengajian-pengajian yang membahas tentang kejadiannya Isra Dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW, dari masjidil haram yang ada di kota mekah ke masjidil Aqsha yang ada di palestina.

Untuk supaya lebih jelasnya dalam memahami peristiwa Isra' Mi'raj Nabi Muhammd SAW, makanya Kami disini bikin artikel dengan tema "Contoh Pidato Singkat Peringatan Isra Mi'raj Singkat" Guna untuk supaya kita ini bisa mempertebal dalam keimanan dan semoga dengan adanya tema ini bagi para pendakwah terutama yang masih dalam tahap pembelajaran bisa dijadikan sebagai bahan dasarnya.

Contoh Pidato Singkat Peringatan Isra Mi'raj

Assalaamu'alaikum WR Wb.
Pertama-tama marilah kita mengucapkan rasa syukur kepada Alloh SWT yang telah memberikan atas segala nikmatnya kepada kita semua, terutama nikmat iman dan Islam, shalawat serta salamnya semoga selamanya tetap tercurahkan ke pada baginda Rosululloh SAW setra keluwarga, sahabatnya serta seluruh umatnya yang taat dan setia kepadanya.

Sebagai mana yang telah kita fahami bahwa pada kesempatan kali ini kita semua yang hadir disini adalah dengan tujuan yang sama yaitu memperingati di Israkan dan dimirajkannya Nabi kita semua Muhammad SAW, dari masjidil haram kemasjidil Aqsha dengan memakai kendaraan buraq dalam waktu yang begitu singkat padahal jaraknya antara masjidil haram dan masjidil Aqsha itu jauh tapi Nabi dapat menempuh perjalanan itu denga waktu yang begitu singkat seolah banyak orang yang tidak percaya atas adanya peristiwa seperti itu.

Tapi karena itu adalah merupakan sebagai mu'zizat maka kejadian ini dapat kita terima bahkan bisa dijadikan sebagai tolak ukur keimanan kita semua sebagai Umat Islam, bahkan Nabi bukn cuma Isra saja, tapi sampai dimi'rajkan ( Dinaikan)sampai ke rof-rof mustawan sidratul mustawan Qooba Kausen Ao adna, yaitu makom yang lebih tinggi yang tidak ada satu orang pun kesana terkecuali mahkluq Alloh yang telah mendapatkan panggilannya ketempat sana.

Hadirin Jama'ah yang dirahmati oleh Alloh SWT.
Namun yang paling pentig bagi kita atas peristiwa Isra dan Mi'raj ini adalah meningkatkan keimanan karena peristiwa ini sudah tercata dalam Alqur'an surah al Israa

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آَيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ (1)


Artinya:Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (17: 1)

Selain untuk meng ex keimanan kita peristiwa Isra' Mi'raj ini adalah untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Alloh SWT atas melaksanakan perintahnya yang Alloh Telah Memerintahkannya kepada Nabi kita Muhammad SAW yaitu melaksanakan Sholat yang lima waktu dalam sehari semalam, Karena diwajibkannya melaksanakan sholat yang lima waktu itu adalah ketika sedang Isra' dan Mi'rajnya Nabi Muhammad SAW.

Sebagai mana firman Allah SWT pada surat An Nisaa yaitu tepatnya ayat 103:

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا


Artinya: Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.(QS: An-Nisaa Ayat: 103)

Jadi pada intinya dari pada peringatan Isra' Mi'raj ini adalah untuk mengEx Keimanan dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Alloh SWT atas melaksanakan sholat yang lima waktu ini. Itulah kiranya yang dapat saya sampaikan pada acara ini semoga ada manfaatnya bagi kita semua.

Kalau ada sumur diladang boleh saya tumpang mandi
kalau ada umur panjang boleh kita bertemu kembali

Wabillaahi taufiq walhidayah Wassalamu'alaikum Wr Wb.
Begitu juga kami sajikan beriutnya Khutbah Jumat singkat Peringatan Isra Mi'raj peringatan malam nisfu sya'ban, menyambut bulan suci ramadhan, peringatan nuzulul qur'an dan msih banyak lagi yang lainnya.

Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat Tentang Sabar Menghadapi Ujian

Contoh teks Khutbah Jumat Singkat Tentang Sabar Menghadapi Ujian. Khutbah jumat adalah merupakan salah satu dari pada syaratnya jumat, maka oleh karena itu setiap kita melaksanakan sholat jumat terlebih dahulu harus melakukan khutbah yang dibacakan oleh seorang khatib.

Adapun tata cara pelaksanaan khutbah seorang khatib harus benar benar melaksanakan syarat dan rukun khutbah supaya sholat jumat kita syah, karena khutbah mempunyai syarat 10 yaitu: Suci dari hadast baik hadast kecil maupun hadast besar, Suci dari najis dalam pakaian, badan dan tempat, Menutupi aurat, Dilaksanakannya sambil berdiri bagi orang yang mampuh, Duduk diantara khutbah dua, Harus terus menerus antara khutbah kesatu dan kedua, Harus terus menerus antara khutbah dan sholat jumatnya, Harus berbahasa Arab, Harus kedengaran oleh Orang yang termasuk syarat jumat dan yang terakhir adalah harus dilaksanakan dalam waktu dzuhur.

Adapun rukun khutbahnya ada 5 yaitu: Membaca pujian kepada Alloh pada khutbah kesatu dan kedua, Membaca shalawat atas Nabi muhammad SAW pada kedua khutbah, Wasiat dengan taqwa pada kedua khutbah, Membaca salah satu ayat al Qur'an pada salah satu khutbah dua dan yang terakhir mendoakan kepada mu'min laki laki dan perempuan pada khutbah terakhir. itulah yang termasuk syarat dan rukun khutbah  selamat berkhutbah wahai para khatib jumat denga tema Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat Tentang Sabar Manghadapi Ujian

Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat Tentang Sabar Manghadapi Ujian

اَلحَمْدُلِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, اَحْمَدُهُ عَلَى صُنُوْفِ نِعْمُهِ. اَشْكُرُهُ عَلَى خَيْرِالْقَدْرِ وَشَرِّهِ. وَاسْتَزِيْدُهُ مِنْ جَزِيْلَ عَطَائِهِ وَبِرِّهِ. اَشْهَدُ اَنْ لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً مَنْ اَوْجَدَهُ بَعْدَ عَدَمِهِ, وَامْتَزَجَ تَوْحِيْدُهُ بِلَحْمِهِ وَدَمِهِ, وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَخِيْرَتُهُ مِنْ بَرِيَّتِهِ, اَلْمَخْصُوْصُ بِوَحْيِهِ وَرِسَالَتِهِ. اَللَّهُمُ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ المُوْفِيْنَ بِعَقْدِ ذِمَّتِهِ وَاِيْمَانِهِ. اَمَّابَعْدُ فَيَاعِبَادَ اللهِ اُوْصِيْكُمْ وَاِيَّايَ بِتَّقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (١)الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ (٢) .

Ma'asyirol muslimin rohima kumulloh

Ketahuilah bahwasanya kita hidup di dunia ini tidak bisa lepas dari ujian dan cobaan. Hidup yang tanpa ujian dan cobaan adalah hidupnya binatang dan tumbuh tumbuhan. Kehidupan manusia tidak bisa lepas dari suka dan duka, ketawa dan menangis, lapang dan sempit. Berpuluh puluh ayat Al qur'an menyatakan bahwasanya hidup ini adalah untuk diuji, jadi kita ingin menjadi orang yang baik segala ujian dan cobaan itu harus kita hadapi tidak boleh tidak.

Alloh berfirman

تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (١)الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ (٢)

Mahasuci Allah yang di tangan-Nya segala kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu[1] Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya[2] (Qs. Al mulk 1-2)

Jadi jelas kita hidup untuk diuji, untuk di nilai siapa diantara kita yang masih tetep bertahan menjadi orang baik sekalipun di timpa berbagai cobaan dan ujian.
Mampuhkah kita meneladani Nabi Ayub AS, sewaktu kita dirundung kesedihan dan kemelaratan?
Mampuh kah kita meneladani Nabi Yunus AS yang begitu rajin bertasbih dan beribadah padahal ia diliputi dengan bahaya?
Mampuh kah kita meneladani Nabi Isa AS yang tetap segar pengabdianya terhadap Alloh pada hal Ia tak punya apa apa?

Ma'asyirol muslimin rohima kumulloh

Ternyta yang dinamakan ujian dan cobaan itu, bukan hanya kesedihan dan kemelaratan saja, kesenangan dan kekayaan itupun juga ujian. Alloh berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati, Kami mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.” (QS. Al-Anbiyaa: 35)

Jadi kesusahan dan kemelaratan, kesenangan dan kebahagiaan itu semua adalah ujian dan ini tidak bisa kita hindari. dan agar kita tidak larut dalam ujian itu serta tidak mudah putus asa maka Alloh memberikan petunjuk atau jalan untuk mengatasi ujian itu. Dan jalan tersebut adalah ibadah.

Segala bentuk ibadah dari yang sunat sampai yang wajib mana kala kita kerjakan dengan ikhlas dan sungguh sungguh maka akan meninggalkan bekas pada diri kita, iman akan bertambah lebih kuat dan tebal daya tahan tubuh semakin tangguh dalam menghadapi berbagai cobaan dan ujian yang silih berganti. Orang sudah melatih dirinya dengan memperbanyak ibadah ia tak akan sombong atau lupa daratan jika ia sedang jaya serta tidak muda putus asa dan fatah semangat jika ia sedang menderita. Disini letak pentingnya kita beribadah itu.

Adapun orang yang malas beribadah, maka ia akan mudah di ombang ambing oleh ujian yang menimpa dirinya. Alloh melukiskan sifat orang yang belum terlatih dan orang yang sudah terlatih ini dengan firmannya:

أَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ (15) وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ (16)

“Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu Dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, Maka Dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku”. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya Maka Dia berkata: “Tuhanku menghinakanku“. (QS. Al Fajr: 15-16)

Ma'asyirol muslimin rohima kumulloh

Sikap kita sebagai seorang muslim dalam menghadapi ujian hendaklah bersyukur kepda Alloh jika ujian itu berupa kesenangan, jangan keburu sombong. Kita harus ingat seluruh kekayaan yang kita miliki adalah titipan dari Alloh dan hendaknya kita pergunakan hanya untuk kepentingan kepentingan yang diridloinya saja.

Dalam hal ini kita harus meneladani Nabi Sulaiman As yang memiliki kesadaran yang amat tinggi terhadap kerajaan dan seluruh kekeyaannya, ia berkata:

هَٰذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ ۖ

"Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). (An Naml 40)

Dan kita bersabar dan tidak putus asa jika ujian itu berupa kemalaratan dan kededihan. Ketahuilah bahwasanya kekayaan seseorang bukan jaminan bahwa ia di cintai oleh Alloh SWT. Bukankah Firaun, Qorun dan Abu lahab yang di murkai Alloh itu adalah orang orang yang kaya raya dan berkedudukan?

Begitu pula kemiskinan bukan suatu tanda kalau orang itu di benci Alloh. Bukankah Nuh AS, Ayub As, Isa AS,dan Nabi Muhammad SAW yang menjadi kekasih Alloh itu adalah orang orang yang melarat?

Jelasnya segala ujian baik yang berupa kesenangan atau kesedihan itu untuk menilai kita apakah kita bertambah baik dengan ujian tersebut ataukah bertambah jahat. Semoga kita semua diberi oleh Alloh kesabaran, kekuatan lahir dan batin untuk menghadapi segala ujian dan cobaan Alloh dengan demikian kita bakal menjadi mu'min yang diridloi Alloh di dunia dan Akherat.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِى الْقُرْاَنِ عَظِيْمِ. وَنَفَعْنِيْ وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلَايَةِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمَنْكُمْ تَلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ الْعَلِيْم. اَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُاللَه الْعَظِيْمِ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتُ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتُ فَاسْتَغْفِرُوْهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُرُ الرَّحِيْمِ.

Itulah yang dapat Saya sampaikan mengenai artikel ini denga tema Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat Tentang Sabar Manghadapi Ujian, semoga denga adanya tema ini dapat membantu dalam pencarian tema khutbah bagi para khatib jumat. Baca juga Contoh Teks Khutbah Jum'at Singkat Keutamaan Hari Jum'at

Contoh Pidato Singkat Maulid Nabi Muhammad SAW

Contoh Pidato Singkat Maulid Nabi Muhammad SAW.Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW adalah merupakan hal yang sangat penting bagi kita semua khususnya umat muslim, karena dengan memperingati maulid itu kita bisa lebih mengingat atas akhlaqul karimah yaitu akhlaq yang dibawakan oleh Nabi kita Muhammad SAW yang patut kita contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan datangnya bulan Rabiul awwal segenap kaum muslimin muslimat diseluruh tanah air bahkan ndunia serempak mengadakan peringatan atas lahirnya Nabi Muhammad SAW kayanya ada komando yang terselumbung di bali itu, padahal tidak ada tapi itu cuman kita sebagai ummat beliau yang cinta taat dan setia kepadanya ingin mendapatkan barometer kehidupan dunia demi mencapai kesenangan nanti di alam Baqa (akherat).

Oleh karena itu maka Admin disini akan berbagi Contoh Teks Pidato Singkat Maulid Nabi Muhammad SAW guna untuk memberikan sugesti kepada seluruh Ummat Islam supaya tertanam dalam jiwanya akhlaqul karimah sesuai dengan sabdanya " Kami diutus kedunia ini hanyalah untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia".

Contoh Pidato Singkat Maulid Nabi Muhammad SAW.


Assalaamu'alaikum Wr Wb.........!!!!

Yang terhormat ...

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan piji kehadrot Ilaahirabbi yang mana atas limpahan qudrat dan iradatnya kita semua pada kesempatan ini bisa berkumpul ditempat yang sama dalam acara memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

Shalawat serta salamnya semoga tetap tercurahkan selamanya kepada baginda Rosululloh SAW, keluwarga, shabat, dan semua ummatnya yang setia kepadanya.

Hadirin, Hadirot Rahimakumullah,

Kalau kita melirik kebelakang kurang lebih 6 abad yang silam setelah kepergiannya Nabi Isya AS dunia ini dilanda bencana yang maha dashat, bencana yang setiap saat akan mengancam kesucian ummat manusia yakni bencana kejahiliyahan mereka tentang hakikat dirinya, kejahiliyahan mereka tentang kedudukan tuhannya.

Dalam situasi masyarakat dinia semacam itulah Alloh SWT mengutus seorang hambanya yang mulia untuk mengikis habis segala bentuk kemaksiatan yang menyesatkan ummatnya, menegakkan keadilan, menipiskan debu-debu kemunkaran sekaligus membongkar istana-istana anti tuhan yakni habibana wanabiyana Muhammad SAW.

Hadirin, Hadirot Rahimakumullah,

Rusululloh SAW dalam menjalankan segala misinya sebagai juru penyelamat ummat, di hadapkan pada tantangan dan rintangan baik yang datangnya dari kaumnua ataupun dari kerabatnya sendiri, beliau di teror, di intimidasi, di sambut dengan sambutan batu dan kotoran binatang, cucuran Air mata, genangan darah menghiasi parasnya yang indah menawan. Tapi semua itu tidak dirasakan oleh beliau, karena itu adalah merupakan suatu keharusan bagi seorang pejuang dan juga tidak akan dinamakan seorang pejuang tanpa menghadapi tantangan dan rintangan.

Hadirin, Hadirot Rahimakumullah,

Sebagai mana baginda Ali mengatakan perjuangan tanpa pengorbanan tidak akan tercapai dan juga bila mana gagak telah berbulu putih, Walau pun demikian Rosul tak pernah mengeluh dan tak pernah menutupi telinganya mendengarkan keluhan ummatnya.

Tapi semua itu bisa di atasi oleh Baginda Rosul dengan modal yang sangat minim namun memiliki nilai yang tinggi yaitu Akhlaqul karimah. Maka dengan hal seperti itu kita terapkan pada diri kita sendiri dalam menghadapi segala halangan dan rintangan yang sedang kita hadapi biar berada dalam kesuksesan kita terapkan akhlaqul karimah sesuai dengan perjuanngannya Rosululloh SAW,


لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ الَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو الَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ الَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Hadirin, Hadirot Rahimakumullah,

Itulah yang dapat saya sampaikan dalam Ceramah Singkat  Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW semoga kita semuanya dapat mengambil hikmah dari segala perjoangan Rosululloh dan kita diakui sebagai ummatnya dan mendapatkan syafaat nanti di hari kiamat. Amiiin yarobbal'alamiin.
Kalau ada Sawah di ladang boleh saya tumpang mandi
Kalau ada umur panjang boleh kita bertemu kembali
Wassalaamu'alaikum Wr Wb.

Baca juga :

Contoh Teks Khutbah Jum'at Singkat Tentang Lima Macam Hiasan Dunia

Contoh Teks Khutbah Jum'at Singkat Tentang Lima Macam Hiasan Dunia - Di antara metode Qur'an dan Hadits dalam menyampaikan ilmu yang paling tepat adalah metode Tamtsil alias perumpamaan. Tujuannya dari hal ini agar si pembaca,atau sipendengar selain memahami, juga diajak untuk melibatkan pemikiran dalam memvisualkan sesuatu yang dibahas.selain dari pada keindahan tata bahasa, tamtsil juga digunakan sebagai cara untuk menguatkan ingatan pembaca.

"Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin lemah. Bersemangatlah terhadap yang memberi manfaat kepadamu, berlindunglah kepada Allah dan jangalah merasa lemah" (H.R. Muslim)

Makanya Admin di sini aka memberikan gambaran contoh teks khutbah jumat singkat tentang lima macam hiasan dunia dengan salah satu tanaman yang bisa membawa manfaat bagi kehidupan manusia, ketika kita merasakan butuhnya kesalah satu tanaman tersebut pasti kita akan merawatnya semaksimal mungkin, walau pun dalam keadaan bagaimana pun juga, begitu juga manusia butuh atas pertolongan Alloh maka kita harus benar-benar melindungakan diri kepada Alloh SWT.

Teks Khutbah Jum'at Singkat Tentang Lima Macam Hiasan Dunia

KHUTBAH PERTAMA 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُه

الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْن نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ باِللهِ مِنْ شُرُوْرِ أنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيِّئَاتِ اَعْمَالِناَ مَنْ يَهْدِى اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَه وَ مَنْ يُضْلِل فَلاَ هَادِيَ لَه

اشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه اَرْسَلَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَ نَذِيْرًا بَيْنَ يَدِى السَّاعَة

مَنْ يُطِيْعُ اللهَ وَ رَسُوْلَه فَقَدْ رَشَدَ وَمَنْ يُعْصِيْهٍمَا فَإنَّهُ لا يَضُرُّ إلاَّ نَفْسَه وَلاَ يَضُرُّاللهَ شَيْئاً

اللّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد وَ عَلىَ آلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإحْسَان إلَى يَوْمِ الدِّيْن

أمَّا بَعْدُ :

فَاُوْصِيْكُمْ وَ إيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتْقَىَ وَ خَابَ مَنْ طَغَى

أعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَحِيْمِ

يَا أيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا إتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَ تَمُوْتُنَّ إلاَّ وَ أنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

صَدَقَ اللهُ العَظِيْمُ


Marilah kita selalu berusaha meningkatkan mutu taqwa kita terhadap Alloh SWT dan ini hendaknya kita lakukan setiap saat dan waktu. Sebab kita sebagai manusia mempunyai kecenderungan untuk meluncur dari makom yang tinggi yang telah kita capai kepada makom yang lebih rendah jika kita tidak selalu mawas diri. Kita bisa melihat sendiri betapa banyaknya orang -orang yang asalnya terbilang orang baik-baik lantas menjadi jahat.Tentang proses peluncuran ini Alloh SWT menggambarkan tingkah lakunya orang tersebut dalam salala satu ayat:
وَإِذَا مَسَّ الإنْسَانَ الضُّرُّ دَعَانَا لِجَنْبِهِ أَوْ قَاعِدًا أَوْ قَائِمًا فَلَمَّا كَشَفْنَا عَنْهُ ضُرَّهُ مَرَّ كَأَنْ لَمْ يَدْعُنَا إِلَى ضُرٍّ مَسَّهُ كَذَلِكَ زُيِّنَ لِلْمُسْرِفِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ ( ١٢)١٢

Artinya: Dan apabila mengenai kepada manusia kesusahan, ia berdo'a memanggil kami sambil berbaring atau duduk atau berdiri, maka tatkala kami hilangkan kesusahannya, ia berjalan (melanggak lenggok) seolah-olah ia tak pernah berdo'a kepada kami untuk menghilangkan kesulitan yang pernah menimpahnya(Yunus:12).

Begitulah tingkah orang yang sedang meluncur, sewaktu di timpa bahaya dan kesulitan ia berdo'a: Ya Alloh jika engkau melepaskan kami dari bahaya ini, kami bejanji akan menjadi orang baik-baik.Setelah do'anya dikabulkan Alloh benar ia bersyukurdan jadi orang baik-baik.Akan tetapi setelah berjalan beberapa waktu, setelah ia sampai ketempat yang aman dan tentram serta sudah merasa bisa berjalan sendiri tiba-tiba ia meluncur. Meluncur jadi orang yang lupa saja pada Alloh, perintah agama ia tolak dan laranganya ia langgar.Dia lupa bahwa yang menghilangkan kesusahan dulu itu ialahAlloh.Dan hal ini tidak hanya terjadi pada perseoranga, masyarakat pun bisa mengalami proses peluncuran ini.

MA'AASYIOL MUSLIMIN ROKHIMA KUMULLOOH.

Kemudian untuk menjaga agar kita dan masyarakat tetap padamakom atau darzat yang sudah kita peroleh dan tidak mengalami peluncuran, maka disini kami kemukakan satu metaphore yang diberikan Rosululloh SAW.

Nabi bersabda:

اَلدُّنْيَا بُسْتَانٌ تَزَيَّنَتْ بِخَمْسَةِ اَشْيَاءٍ: عِلْمِ الْعُلَمَاءِ وَعَدْلِ اْلاُمَرَاءِ وَعِبَادَةِ اْلعُبَّادِ وَاَمَانَةِ التُّجَّارِ وَنَصِيْحَةِ الْمُحْتَرِفِيْنَ

Artnya: Dun'ya ini ibarat satub kebun, dihiasi dengan lima macam hiasan.
1. Ilmu orang yang berilmu, cerdik pandai.
2. Keadilan orang yang memegang kekuasaan.
3. Ketertiban ibadah hamba Alloh yang beribadah.
4. Kejujuran para pedanggang dan pengusaha.
5. Kedisiplinan para kariyawan (dipelbagai lapangan).

Jadi Nabi SAW mengibaratkan masyarakat dunia ini sebagai satu kebun adapun bunganya yang indahdan berwarna warni itu ialah para ulamaatau cerdik pandai, para pengusaha, para mu'min yang beribadah, para karyawan, para pedagang dan pengusaha.

Nabi melanjutkan:

فَجَاءَ إِبْلِيسُ بِخَمْسَةِ اَعْلاَمٍ وَاَقَامَهَا بِجَنْبِ هذِهِ اْلخَمْسِ فَجَاءَ بِالْحَسَدِ فَرَكَزَهُ بِجَنْبِ الْعِلْمِ وَجَاءَ بِالْجُوْرِ فَرَكَزَهُ بِجَنْبِ الْعَدْلِ وَجَاءَ بِالرِّيَاءِ فَرَكَزَهُ بِجَنْبِ الْعِبَادَةِ وَجَاءَ بِالْخِيَانَةِ فَرَكَزَهُ بِجَنْبِ اْلاَمَانَةِ وَجَاءَ بِالْغَشِّ فَرَكَزَهُ بِجَنْبِ النَّصِيْحَةِِ

Artinya: Maka datanglah Iblis dengan lima bendera, lalu dikibarkannya lima bendera itu di samping hal-hal yang lima tadi.
1. Maka ia (iblis) datang membawa bendera hasud ditanamkannya di sebelah ilmu alim ulam dan cerdik pandai.
2. Dan ia datang membawa bendera kedzaliman dipancangkannya disebelah keadilan para penguasa. 3. Dan ia datang dengan bendera riya' dikibarkan disamping orang yang beribadah.
4. Dan ia datang dengan bendera khianat disisipkannya disebelah kejujuran para saudagar dan pengusaha.
5. Dan ia datang dengan bendera inkar dipasangkan di sebelah disiplin para karyawan.

HADIRIN MA'AASYIROL MUSLIMIN ROHIMAKUMULLOOH.

Akan aman dan damailah suatu masyarakat selama yang lima tadi tidak terpengaruh dengan bendera-bendera iblis la'natulloh.Maka dari peringatan Nabi ini ialah kita harus menyadari benar-benar, bahwa tiap-tiap kelebihan sesuatu apapun pada diri kita, baik berupa ilmu pengetahuan atau berupa kekayaan atau berupa kekuasaan itu semua adalah amanat dari Alloh yang wajib kita gunakan sesuai dengan norma-norma ilahi yang memberi amanat demi untuk keselamatan dan kesejahtraan sesama manusia.Dan atas penggunaan itu masing-masing kita tidak bisa melepaskan diri dari pertanggung jawaban di dunia ini kepada sesama manusia dan di akherat nanti kepada Alloh SWT. Inilah sikap jiwa seorang muslim sebagai penjelmaan dari perasaan iman yang ada pada dirinya sendiri.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَلَّ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ
تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Itulah teks khutbah jum'at tentang"lima macam hiasan dunia" semoga bermanfaat demi meraih kebahagiaan dunia akherat.Begitu juga kami sajikan khutbah jum'at tentang isra mi'raj, maulid Nabi, nisfu sya'ban dan masih banyak lagi yang lainnya. Semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Contoh Teks Pidato Singkat Perpisahan Sekolah Kelas 6 Terbaru 2017

Pidato Perpisahan Sekolah Kelas 6 Terbaru 2017 - Pidato adalah merupakan salah satu cara penyampaian/pengungkapan pikiran secara lisan dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak. Kegiatan berpidato disebut orasi. Adapun orang yang berpidato disebut orator. Tujuan pidato adalah untuk menyampaikan gagasan.

Selain itu, pidato juga mempunyai tujuan untuk membujuk atau menyampaikan informasi yang ada, memberikan hiburan dan memberikan perintah. Pidato singkat adalah bentuk komunikasi satu arah. Dalam berpidato diperlukan kemahiran dasar, antara lain: mampu mengungkapkan pikiran secara lisan dengan lancar, menguasai retorika atau gaya berbicara dengan bahasa yang baik dan benar, dan memiliki keberanian tampil di muka umum.

Dengan demikian maka kami disini akan menyajikan Contoh Teks Pidato Singkat Perpisahan Sekolah Kelas 6 Terbaru, guna untuk membantu kelancaran bagi anak-anak sekolah dasar yang akan melaksanakan perpisahan sama Kepala sekolah serta staf-stafnya juga sama teman-teman yang selama itu kita bersama-sama menimba ilmu dari Bapak Ibu guru yang ada di sekolah kita itu.

Contoh Teks Pidato Singkat Perpisahan Sekolah Kelas 6

Bapak Ibu Guru serta orang tua wali dan semua yang hadir ditempat ini yang kami hormati.

Tiada ungkapan kata yang paling indah yang hendak di ungkapkan di awal pembicaraan, tiada syair yang paling menawan yang mampuh menggugah setiap insan kecuali panjatkan puji kehadirat Ilahi rabbi, puja kepada yang maha kuwasa dan syukur kepada dzat yang maha ghafur yang telah memberikan kekuatan kepada kita sehingga kita dapat berkumpul bertatap muka bertemu pandang dan saling mendekatkan diri sesama Insan Islam di tempat yang berbahagia ini.

Shalawat dan salam semoga Alloh tetap limpahkan kepada junjunan alam pahlawan revolusi Islam empat abad yang silam Rosul pembawa risalah kebenaran, Rosul pembawa hakikat keadilan dan Rosul yang akan memberi safaat nanti di hari kiamat habibana Muhammad SAW.

Dalam kesempatan kali ini, ijinkanlah kami akan menyampaikan beribu-ribu ucapan terima kasih kepada Bapak dan Ibu dewan guru semua. Alhamdulillah berkat bimbingan Bapak dan Ibu sekalian, kami dan rekan-rekan semuanya bisa menjadi seperti ini. Terutama kami pada saat ini bisa membaca, bisa menulis, bisa menghitung dan bisa belajar untuk menjadi manusia yang sesungguhnya.

Dengan jernih payahnya , engkau membimbing kami. Tidak ada kata bosan, lelah tapi tetap Ibu dan Bapak guru selalu sabar menghadapi tingkah polah kami yang kadang membuat jengkel. Maafkan kami semuanya. Jasa Ibu dan Bapak guru tidak akan pernah kami lupakan sepanjang hidup kami. Karena tanpa bimbingan kalian semua, apalah arti diri kami semua.

Untuk teman-temanku semua, ini adalah hari perpisahan kita di SD ini. Memang berat rasanya untuk berpisah karena setiap hari kita selalu bersama. Bermain bersenda gurau. Tertawa. Bercanda. Sungguh, semua kenangan itu tidak akan pernah terlupakan dihati kami.

Tapi ini semua adalah sudah merupakan taqdir Ilahi yang tidak akan kita pungkiri, denga adanya perpisahan ini semoga termasuk dalam kata gori " laisal firoq bilfiroq walakinnal firoq bilmahabbah" Perpisahan ini bukanlah merupakan perpisahan selama-lamanya melainkan perpisahan ini adalah supaya lebih menanamkan rasa kasih sayang diwaktu yang akan datang.

Walaupun hari ini kita berpisah, marilah tetap kita jaga persaudaraan ini hingga kapanpun. Kalian semua adalah teman-teman terbaik.

Kepada Bapak dan Ibu Orang tua dan wali murid sekalian. Inilah anakmu. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya disana-sini. Bimbinglah kami dengan sabar dan tiada henti. Kami masih perlu bimbinganmu. Kami masih perlu kasih sayangmu. Didiklah kami sehingga menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, agama, bangsa dan negara.

Ibu Bapak guru dan semua orang tua wali murid yang hadir ditempat ini mungkin itulah yang dapat Kami sampaikan.

Kalau ada lebih di harta boleh Bapa numpang makan
kalaulah ada salah dikata Sudilah semua memaafkan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Demikianlah Contoh Teks Pidato Singkat Perpisahan Sekolah Kelas 6 Terbaru 2017, begitu juga kami sajikan pidato singkat berbakti Kepada orang tua, Contoh Teks Pidato Singkat Tentang Syukur Nikmat, Contoh Pidato Singkat Tentang Pendidikan Nasional, dan masih banyak lagi yang lainnya makanya terussajaupdate disini. Semoga ada manfaatnya bagi kita semua terutama bisa jadi motivasi bagi anak-anak kita sebagai generasi yang akan datang.